Menteng Atas Diklaim Zona Hitam Corona, Lurah Protes Apartemen

Oleh: Riyan Setiawan - 28 Juli 2020
Kelurahan Menteng Atas masuk zona merah Corona, bukan zona hitam sebagaimana klaim pengelola apartemen yang ada di sana.
tirto.id - Lurah Menteng Atas, Zulkarnaen menegaskan tidak ada wilayah yang ditetapkan status zona hitam di RW 5 dan RW 6, termasuk di dalamnya wilayah Apatermen Taman Rasuna, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Zulkarnaen menanggapi pernyataan Manager Tenant Relation Badan Pengelola Apatermen Taman Rasuna yang menyatakan bahwa RW 5 dan RW 6 Menteng Atas dinyatakan sebagai zona hitam penyebaran COVID-19.

"Zona hitam itu sebenarnya tidak ada," kata dia kepada wartawan, Selasa (28/7/2020).

Ia menjelaskan di kawasan RW 05 dan 06 saat ini berstatus zona merah, bukan zona hitam. Berdasarkan data yang ia terima, hingga saat ini terdapat 22 orang yang dinyatakan positif COVID-19 di RW 05, sementara di RW 06 ada 7 kasus.

Merujuk data corona.jakarta.go.id, ada 31 kasus aktif per 28 Juli di Kelurahan Menteng Atas, kasus suspek 16 dan kasus kontak erat 122.

"Sebenarnya imbauan untuk waspada karena kita sudah masuk zona merah, harus lebih waspada lagi," jelas dia.

Namun, berdasarkan data Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di Kelurahan Menteng Atas, yang saat ini ditetapkan berstatus zona merah yakni RW 10.

Ia memahami maksud dari pengumuman zona hitam COVID-19 oleh Apatermen Taman Rasuna agar waspada lagi karena kasus positif COVID-19 di daerah tersebut tinggi.

"Kami perlu sosialisasi lagi ke warga, agar mematuhi 3 M [menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak]. Itu tidak ada maksud lain, agar kita lebih waspada, kasus positif aktif di kami sedang banyak-banyaknya," jelas dia.

Lebih lanjut, Zulkarnaen mengatakan berdasarkan informasi yang ia terima, sudah ada 100 warga RW 5 dan RW 6 yang melakukan swab tes.

"Sampai saat ini saya belum dapat informasi dari pihak puskesmas [hasil swab tes]," ucapnya.


Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Zakki Amali
DarkLight