Dampak Pandemi Corona

Menpora: Jadwal PON 2020 Papua Akan Diputuskan Saat Rapat Kabinet

Oleh: Oryza Aditama - 16 April 2020
Dibaca Normal 1 menit
Terdampak pandemi corona, pelaksanaan PON 2020 Papua ada di tangan Jokowi.
tirto.id - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menegaskan belum ada keputusan resmi yang diambil terkait penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua.

Apakah ajang olahraga itu akan digelar sesuai jadwal (20 Oktober – 2 November 2020) atau terpaksa mengalami penundaan terkait pandemi Corona (COVID-19).

Pada Selasa (14/4/2020) Menpora memang telah menggelar rapat kerja bersama Komisi X DPR RI untuk membahas sejumlah opsi terkait jadwal penyelenggaraan PON di Papua.

Zainudin mengaku tak bisa mengambil keputusan resmi, karena hal tersebut baru bisa dilakukan melalui rapat kabinet bersama Presiden Joko Widodo.

“Kenapa saya tidak menyatakan dalam rapat? Karena penentuan PON ini diputuskan melalui rapat kabinet. Maka, kewajiban saya sebagai menteri harus melaporkan kepada presiden. Nanti terserah keputusannya seperti apa,” terang Zainudin dalam telekonferensi pers di Jakarta seperti dikutip dari Antara, Rabu (15/4/2020).

Pernyataan nyaris serupa sebenarnya juga pernah Zainudin sampaikan saat mengikuti rapat bersama Komisi X. Pada intinya Kemenpora tak bisa mengambil keputusan sebelum dilakukan pembahasan bersama presiden dalam rapat kabinet.

“Kami belum bisa memutuskan apakah akan jalan sesuai dengan jadwal atau ditunda. Kami hanya bisa menyiapkan opsi yang akan diberikan ke Presiden, termasuk masukan dari Komisi X ini. Nanti rapat kabinet yang memutuskan,” ujar Zainudin dalam rapat virtual bersama Komisi X DPR RI, Selasa (14/4/2020).

Dalam pertemuan tersebut Komisi X DPR mendesak agar gelaran PON 2020 dilakukan penundaan sebagai dampak situasi yang tak kunjung kondusif akibat pandemi COVID-19.

Sejumlah venue pertandingan juga diketahui belum bisa dirampungkan dengan sempurna, menyusul kebijakan lockdown yang diberlakukan negara-negara produsen alat pertandingan. Tak hanya itu, akses menuju Papua saat ini juga sudah mulai dibatasi.

“Dengan adanya COVID-19, negara produsen alat pertandingan memberlakukan lockdown hingga tidak bisa dipesan,” sebut Zainudin.

Menpora mengaku telah mengajukan permintaan jadwal menggelar rapat terbatas bersama presiden, demi membahas jadwal PON 2020. Dengan demikian kepastian nasib penyelenggaraan ajang olahraga nasional itu bisa lekas diperoleh.

“Saya sudah sampaikan kepada sekretariat kabinet Pramono Anung, kalau boleh dijadwalkan dalam waktu segera,” jelas Menpora.


Baca juga artikel terkait PON 2020 atau tulisan menarik lainnya Oryza Aditama
(tirto.id - Olahraga)

Kontributor: Oryza Aditama
Penulis: Oryza Aditama
Editor: Ibnu Azis
DarkLight