Menjelang Ramadan, PPKM Mikro Ditambah Lima Provinsi

Oleh: Andrian Pratama Taher - 26 Maret 2021
Dibaca Normal 1 menit
KPCPEN menerapkan PPKM Mikro untuk lima provinsi baru di bulan ini dan menambah lima lagi bulan berikutnya.
tirto.id - Kurang dari 18 hari memasuki bulan Ramadan, pemerintah menambah lima provinsi untuk Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro periode 23 Maret-5 April 2021.

Kelimanya yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat. PPKM sekarang diterapkan pada 15 provinsi Indonesia sesuai keputusan dari Airlangga Hartarto, ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Semakin mendekati Ramadan, PPKM makin luas lagi. Airlangga mendapat pesan dari Presiden Jokowi bahwa setelah 5 April atau berakhirnya PPKM di 15 provinsi, ada penambahan provinsi lain.

"Arahan Bapak Presiden PPKM Mikro ini akan terus ditambahkan kewilayahannya. Jadi sesudah nanti tanggal 5 April kita akan menambahkan 5 provinsi lagi berdasarkan data-data yang ada," kata Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Presiden Jakarta, Jumat (26/3/2021).

Kelima provinsi belum disebutkan mana saja, menunggu analisis data kasus COVID-19. Penentuan PPKM Mikro untuk ke-15 provinsi memakai data kasus aktif di atas rata-rata nasional, kesembuhan di bawah rerata nasional, tingkat kematian di atas rata-rata nasional, dan tingkat keterisian rumah sakit atau ruang isolasi pasien COVID-19 di atas 70 persen.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah memantau kenaikan kasus Corona di sejumlah negara Eropa yang menerapkan pembatasan sosial masyarakat.

"Arahan Bapak Presiden coba dicari titik keseimbangan agar hasil yang sudah bagus penurunan karena program PPKM Mikro dan vaksinasi kita tidak kehilangan momentum perbaikannya. Dengan demikian diharapkan agar kita bisa terus turun dan tidak mengalami lonjakan seperti yang terjadi di Eropa," kata Budi.



Baca juga artikel terkait PPKM MIKRO atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Zakki Amali
DarkLight