Menuju konten utama

Menhub Jonan Ikut Prosesi Jumat Agung di Larantuka

Menhub Jonan Ikut Prosesi Jumat Agung di Larantuka

tirto.id -

Kepala Kepolisian (Kapolda) Nusa Tenggara Timur (NTT), Brigadir Jendral Polisi (Brigjen Pol) E Widyo Sunaryo memastikan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan akan mengikuti Prosesi Jumat Agung di Larantuka.

Widyo Sunaryo mengatakan, dalam penerbangan Jumat (25/3) pagi dari Kupang menuju Larantuka, Menteri Ignasius Jonan akan didampingi Gubernur NTT Frans Lebu Raya dengan menggunakan maskapai penerbangan TransNusa.

"Pak Menteri (Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, red) dijadwalkan akan tiba di Larantuka pada Jumat (25/3) pagi, dan langsung mengikuti rangkaian Prosesi Jumat Agung," kata Jenderal Polisi berbintang satu ini di Larantuka, Kamis (24/3/2016).

"Menteri juga dijadwalkan akan mengunjungi gereja Wureh di Pulau Adonara bagian barat yang juga menjadi bagian dari Prosesi Semana Santa di Larantuka," tambahnya.

Ketika ditanya soal keamanan menjelang Prosesi Jumat Agung dan Paskah di Larantuka serta daerah di NTT lainnya, Kapolda NTT mengatakan, masih aman dan terkendali. "Sampai saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) masih sangat kondusif," katanya.

Ia menambahkan, untuk menjaga keamanan di Kota Larantuka dan sekitarnya, pihak kepolisian melibatkan pula unsur keamanan dari TNI, pemuda masjid, GMIT serta orang muda Katolik (OMK).

Rangkaian Prosesi Jumat Agung itu dimulai dengan perarakan Patung Yesus wafat di Salib (Tuan Meninu) dari Kapela Tuan Meninu di Sarotari menuju Pantai Kuce di depan istana Raja di jantung kota Larantuka.

Pada malam harinya, patung Tuan Meninu dan Patung Tuan Ma (Bunda Maria pelindung Kota Larantuka) akan diarak keliling kota yang terletak di bawah kaki gunung Ile Mandiri itu.

Tradisi Semana Santa di Larantuka itu sudah berlangsung ratusan tahun sejak abad ke-17, tepatnya setelah Patung Santa Maria Reinha Rosari ditemukan oleh seorang warga di Pantai Ae Konga pada abad ke-15.

Tradisi keagamaan yang merupakan warisan Portugis itu, sudah berlangsung lebih dari 500 tahun ketika bangsa Portugis menyebarkan agama Katolik dan berdagang cendana di Kepulauan Nusa Tenggara.

Semana Santa (pekan suci) yang berpuncak pada Prosesi Jumat Agung itu dimulai pada hari Rabu Trewa, dan sudah dijadikan sebagai sebuah agenda. (ANT)

Baca juga artikel terkait IGNASIUS JONAN atau tulisan lainnya

Reporter: Alexander Haryanto