Menuju konten utama

Mengenal Pneumonia, Penyakit yang Diderita Maurizio Sarri

Mengenal apa itu Pneumonia, penyebab dan ciri-cirinya. 

Mengenal Pneumonia, Penyakit yang Diderita Maurizio Sarri
Ilustrasi Penyakit Pneumonia [Foto/Shutterstock]

tirto.id - Mantan arsitek Chelsea yang kini menukangi si Nyonya Tua, Maurizio Sarri, didiagnosa menderita Pneumonia.

Dilansir dari BBC Sports, hal itu sempat terlihat saat Sarri melewatkan pertandingan persahabatan antara anak asuhnya dengan klub Triestina.

Tim medis Juventus saat itu sempat mengira pelatih berumur 60 tahun tersebut sedang menderita flu, yang memang mirip dengan gejala awal timbulnya Pneumonia.

Meski saat ini Sarri sudah menerima pengobatan dari pihak medis, tim direksi belum bisa mengkonfirmasi apakah Sarri akan menemani Cristiano Ronaldo dkk dalam laga awal Serie A Italia saat Juventus bersua Parma pada Sabtu depan.

Apa itu Pneumonia?

Dilansir dari Mayoclinic, pneumonia adalah infeksi berujung radang pada paru-paru yang terjadi di bagian kantong udara di paru-paru yang bernama alveoulus.

Peradangan ini bisa disebabkan oleh adanya mikroba, seperti bakteri, virus, atau bahkan jamur. Meski pada beberapa kasus terdapat gejala Pneumonia yang ringan, penyakit ini bisa berkembang menjadi suatu penyakit yang bisa merenggut nyawa.

Pneumonia biasanya menyerang pada balita hingga kanak-kanak, orang yang berusia di atas 65 tahun, atau orang-orang dengan kondisi imunitas yang lemah.

Lebih lanjut menurut artikel yang dikeluarkan oleh American Thoracic Society, pada 2006, Pneumonia merupakan penyakit yang bertengger di posisi ke delapan dalam daftar penyakit paling mematikan, dengan total penderita yang meninggal mencapai 55 ribu korban jiwa.

Sementara menurut data dari WHO, pneumonia merupakan penyakit paling mematikan bagi anak-anak di seluruh dunia dalam hal jumlah korban jiwa, lebih tinggi daripada penyakit lain seperti kelainan jantung atau kanker.

Ciri-ciri Pneumonia

Ciri ciri penyakit Pneumonia bisa bervariasi tergantung dari tingkat infeksinya. Selain itu, tingkat imunitas dan juga umur seseorang dapat mempengaruhi bagaimana munculnya ciri-ciri awal pada penderita Pneumonia.

Gejala ringan pada pneumonia awal memiliki gejala yang mirip seperti pada penyakit Flu. Namun, apabila Anda mengalami gejala Flu dalam waktu yang lama, itu sendiri bisa merupakan tanda-tanda seseorang mengidap Pneumonia.

Gejala umum dalam Penyakit Pneumonia

1. Nyeri di dada saat batuk atau menghirup udara.

2. Disorientasi dan munculnya kegelisahan yang berlebihan. (Pada penderita diatas umur 65 tahun)

3. Munculnya dahak pada batuk.

4. Kelelahan yang terus menerus.

5. Demam dan badan yang menggigil.

6. Mual, muntah, dan diare berkepanjangan.

7. Napas yang relatif pendek.

Untuk penderita dalam usia balita maupun anak-anak, gejala diatas rawan muncul tanpa sempat diperhatikan oleh orangtua, karena itu, penting untuk selalu siaga mengenai daya tahan dan lingkungan bagi anak-anak.

Penyebab Pneumonia

Pneumonia seringkali disebabkan oleh mikroba dalam udara, baik itu kuman, virus, bakteri atau jamur.

Pneumonia sendiri bisa ditularkan apabila udara yang dihembuskan oleh penderitanya kemudian dihirup oleh orang lain.

Namun, seringkali penyebab penyakit Pneumonia adalah mikroba-mikroba yang bersarang pada mulut dan hidung orang itu sendiri.

Beberapa bakteri yang sering menginfeksi penyakit Pneumonia melalui lingkungan adalah Streptococcus pneumoniae dan Hemophilus influenzae.

Namun, ada juga Pneumonia yang lebih parah, yang diakibatkan oleh mikroba yang lebih resisten dibanding keduanya, yaitu Staphylococcus aureus, Klebsiella pneumoniae, Pseudomomas aeruginosa, dan Escherichia Coli.

Selain itu, beberapa hal lain dapat menyebabkan orang lain terinfeksi Pneumonia, hal-hal tersebut adalah.

1. Terpapar Udara berisi Mikroba Pneumonia

Rumah Sakit merupakan daerah yang rawan menularkan penyakit Pneumonia, karena itu, jika berkunjung ke rumah sakit atau apabila masuk ke dalam ruang Unit Gawat Darurat, wajib menggunakan masker atau pelindung dari bakteri dan mikroba yang ada.

2. Penyakit Pernapasan yang Kronis

Penyakit seperti asma, Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) dan penyakit jantung merupakan penyakit yang seringkali berkomplikasi menjadi penyakit Pneumonia. Maka dari itu, jika Anda sudah menderita beberapa penyakit diatas, Anda harus menjaga imunitas tubuh Anda secara baik.

3. Merokok

Merokok berdampak pada turunnya level ketahanan tubuh dan juga imunitas dalam diri seseorang. Apabila seseorang memiliki kebiasaan merokok, orang tersebut memiliki kemungkinan tinggi untuk terpapar mikroba dari penyakit Pneumonia.

4. Daya Tahan Tubuh yang Rendah

Orang dengan penyakit HIV/AIDS cenderung mudah terkena penyakit Pneumonia diakibatkan imunitas tubuh yang sudah melemah. Selain itu, orang yang baru saja mengalami transplantasi organ, atau sedang dalam proses kemoterapi yang panjang juga beresiko menderita penyakit ini.

Pencegahan Penyakit Pneumonia

Penyakit Pneumonia memang merupakan penyakit dengan tingkat penularan yang sangat tinggi. Namun, penyakit Pneumonia dapat diminimalisir dengan cara-cara sebagai berikut:

1. Vaksin Pneumonia

Saat ini, sudah ditemukan vaksin yang dapat mencegah beberapa mikroba penyakit Pneumonia agar tak menghinggapi tubuh kita. Konsultasikan dengan dokter pribadi Anda terkait asupan vaksin Pneuomonia ini sebelum menerima vaksin Pneumonia.

2. Mempraktekkan hidup bersih

Lingkungan yang kotor dan tidak terawat tentu merupakan tempat yang cocok untuk tumbuh kembangnya mikroba. Dengan memperhatikan lingkungan dan hidup sehat, setidaknya Anda dapat meminimalisir penyakit Pneumonia.

3. Hindari Merokok

Zat-zat yang terkandung dari rokok mempengaruhi kekebalan paru-paru dalam menghadapi infeksi mikroba. Selain itu, asap rokok juga dapat mengakibatkan penyakit lain seperti TBC dan serangan jantung.

4. Jaga Daya Tahan Tubuh

Daya tahan tubuh yang lemah merupakan sasaran empuk bagi penyakit Pneumonia. Karena itu, tidur yang cukup, olahraga dengan baik, dan diet sehat mampu menekan kemungkinan terjangkitnya penyakit Pneumonia.

Baca juga artikel terkait PNEUMONIA atau tulisan lainnya dari Wisnu Amri Hidayat

tirto.id - Kesehatan
Kontributor: Wisnu Amri Hidayat
Penulis: Wisnu Amri Hidayat
Editor: Yandri Daniel Damaledo