IPS Geografi

Mengenal Letak Geografis Indonesia dan Pengaruhnya pada Musim

Oleh: Yonada Nancy - 4 Maret 2021
Dibaca Normal 1 menit
Letak geografis Indonesia, wilayah geografis Indonesia, pengaruh geografis terhadap musim di Indonesia.
tirto.id - Letak geografis merupakan letak suatu benda atau objek yang dilihat berdasarkan posisi sebenarnya.

Letak geografis memungkinkan setiap orang menemukan suatu objek dengan mengidentifikasi posisi, jarak, arah, dan aspek geografi lainnya.

Letak geografis dimiliki oleh setiap objek baik kecil seperti jalanan, hingga besar seperti benua.

Letak geografis juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi posisi suatu negara, termasuk Indonesia.

Selain untuk menentukan posisi, letak geografis Indonesia juga memengaruhi sejumlah kondisi di wilayahnya.

Namun, sebelum mengetahui pengaruh letak geografis Indonesia, ada baiknya mengenal di mana letak geografis Indonesia itu sendiri.

Letak geografis Indonesia


Secara geografis, Indonesia terletak di antara dua benua dan dua samudra.

Menurut e-modul Geografi yang dipublikasikan oleh Kemendikbud, Indonesia diapit oleh Benua Asia dan Benua Australia. Apabila dilihat dari Benua Asia, Indonesia berada di bagian tenggara benua tersebut.

Hal ini yang menyebabkan Indonesia disebut salah satu negara Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN (Association of Southeast Asian Nations).

Selain benua, Indonesia juga diapit oleh dua samudra besar, yaitu Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.

Samudra Hindia merupakan Samudra besar yang dikelilingi oleh tiga benua besar, termasuk Asia, Australia, dan Afrika.

Jika dilihat dari posisi Indonesia, Samudra Hindia membentang dari selatan Pulau Jawa hingga bagian barat Pulau Sumatera. Sementara Samudra Pasifik berbatasan langsung dengan Sulawesi dan Papua.

Pengaruh letak geografis Indonesia


Letak geografis memengaruhi berbagai kondisi, mulai dari wilayah, iklim, hingga kehidupan sosial dan budaya di Indonesia.

Berdasarkan modul yang diunggah oleh Pintar Jateng, secara umum berikut pengaruh letak geografis Indonesia:

1. Adanya musim hujan dan musim kemarau

Akibat letak geografisnya, Indonesia terjadi angin muson sebanyak dua kali setahun. Angin muson yang menyebabkan Indonesia memiliki dua musim, hujan (basah) dan kemarau (kering).

Terdapat dua jenis angin muson yang melewati Indonesia setiap tahunnya, yaitu angin muson barat dan angin muson timur.

Angin muson barat bersifat basah yang bertiup dari Benua Asia ke Australia. Angin ini biasanya terjadi selama bulan Oktober hingga april.

Karena sifatnya yang basah, angin muson barat menyebabkan sebagian besar wilayah Indonesia dilanda musim hujan.

Sementara angin muson timur bersifat kering yang bertiup dari Benua Australia ke Benua Asia. Angin ini bertiup melewati Indonesia mulai bulan April hingga Oktober.

Karena sifatnya yang kering, angin muson timur menyebabkan sebagian besar wilayah Indonesia dilanda musim kemarau.

2. Memiliki wilayah yang strategis

Karena letaknya yang diapit oleh dua benua dan dua samudra besar, Indonesia disebut memiliki wilayah yang strategis. Wilayah Indonesia termasuk dalam jalur perlintasan internasional baik laut maupun udara.

Hal ini mendukung perkembangan ekonomi Indonesia, terkhusus pada zona ekonomi eksklusif (ZEE) yang membentang sejauh 200 mil dari garis pantai Indonesia.

3. Memiliki kehidupan sosial dan budaya yang beragam

Menurut e-book Geografi Regional Indonesia, letak geografis juga berpengaruh pada kondisi sosial dan budaya di Nusantara.

Hal ini disebabkan Indonesia yang terletak di Benua Asia dan menerima pengaruh dari budaya benua tersebut.

Kemudian seiring berjalannya waktu, kebudayaan yang memengaruhi wilayah Indonesia berkembang, mulai dari kebudayaan Eropa hingga Amerika.


Baca juga artikel terkait LETAK GEOGRAFIS INDONESIA atau tulisan menarik lainnya Yonada Nancy
(tirto.id - Pendidikan)

Kontributor: Yonada Nancy
Penulis: Yonada Nancy
Editor: Dhita Koesno
DarkLight