Mengapa Orang Tua Wajib Meluangkan Waktu untuk Bermain dengan Anak?

Oleh: Ega Krisnawati - 30 Juli 2020
Dibaca Normal 1 menit
Setidaknya, orang tua perlu bermain dengan anak selama 15 menit saja dalam sehari.
tirto.id - Bermain dapat dijadikan strategi untuk membina interaksi antara orang tua dan anak. Tidak perlu hal yang rumit, orang tua cukup memusatkan perhatian pada anak.

Psikolog klinis anak, Rayi Tanjung Sari, menekankan perlunya orang tua mengajak anak bermain. Tidak hanya memperhatikan kebutuhan fisik, seperti makan, tidur, dan lainnya, bermain pun penting agar orang tua dan anak dapat berinteraksi.

"[Bermain] sederhana, boleh menggunakan alat main. Tapi tidak perlu khawatir jika tidak ada. Orang tua dan anak dapat memainkan cilukba, main ayun anak dengan selimut, menggendong sambil bernyanyi. Sebenarnya itu saja sudah cukup," ujar Rayi seperti dilansir dari Antara News.

Orang tua perlu mengesampingkan urusan lain agar dapat terkoneksi dengan anak. Perlu diingat pula, agar orang tua dapat menikmati, dan terlibat dalam permainan.

Tidak usah terlalu lama, bermain dengan anak cukup menggunakan waktu selama 15 menit saja dalam sehari. Misalnya, saat menjelang tidur, atau pun sedang istirahat dari pekerjaan.

"Durasi 15 menit tidak apa-apa, yang terpenting orang tua dapat terfokus kepada anak. Saat bermain, orang tua perlu menunjukan sentuhan kasih sayang yang penuh, pelukan, kontak mata, dan nada bicara yang tepat," ujar Rayi.


Selain itu, komunikasi yang terjalin dengan anak, dapat meningkatkan pengetahuan, pengalaman, dan percaya diri. Tidak hanya itu, anak dapat mengembangkan keterampilan berbahasa, berpikir, dan berinteraksi dengan lingkungan sosial.

Menurut UNICEF, bermain dengan anak penting karena dapat mendukung pemikiran kreatif, inovatif, dan pemikiran strategis ketika anak-anak beranjak dewasa. Bermain dengan anak dapat dilakukan melalui:

1. Pertama, diawali dengan permainan sederhana menggunakan bahan-bahan di lingkungan sebagai bahan bermain serta permainan fisik dan imajiner.

2. Kedua, berkomunikasi dengan anak meski mereka masih terlalu muda untuk berbicara kembali.

3. Ketiga, bernyanyi dan menari dengan anak.

4. Keempat, merespons dengan jawaban yang sederhana.

5. Kelima, mendongeng kepada anak.

6. Keenam, melatih anak berbicara dengan cara mengulangi perkataan Anda.

7. Terakhir, memberi anak peluang untuk mengasah panca indra mereka selama bermain, yakni rasa, sentuhan, bau, suara, dan pengelihatan.





Baca juga artikel terkait BERMAIN DENGAN ANAK atau tulisan menarik lainnya Ega Krisnawati
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Ega Krisnawati
Penulis: Ega Krisnawati
Editor: Alexander Haryanto
DarkLight