Menuju konten utama

Mengapa Kita Menangis Saat Memotong Bawang dan Cara Mengatasinya

Alasan mengapa kita menangis saat memotong bawang dan cara mengatasinya.

Mengapa Kita Menangis Saat Memotong Bawang dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi Memotong Bawang. foto/Istockphoto

tirto.id - Banyak orang yang menangis atau mengeluarkan air mata saat memotong bawang. Air mata yang keluar tersebut wajar, bukan dipicu oleh jenis emosi apapun melainkan refleks dirangsang oleh irisan bawang.

Bawang merupakan umbi yang tumbuh dan matang di bawah tanah, rumah bagi hewan lain seperti tikus yang suka menggigit berbagai jenis umbi-umbian atau akar. Untuk itu, bawang dilengkapi dengan mekanisme pertahanan diri dari hewan-hewan tersebut.

Dilansir Healthline, bawang akan memuntahkan enzim dan asam sulfenat saat kulitnya rusak. Ketika dua senyawa tersebut bergabung, akan menghasilkan s-oksida propanetial yang mampu mengiritasi perusak kulit bawang. Propanethial s-oxide adalah agen lachrymatory yang mampu merangsang air mata.

Seperti bawang, mata pun memiliki mekanisme pertahanan untuk melindunginya dari bahaya. Ketika syaraf di setiap mata mendeteksi agen lachrymatory, mata akan menghasilkan air mata untuk mengeluarkannya.

Di sisi lain, ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar Anda tidak menangis saat mengiris atau memotong bawang merah. Berikut adalah beberapa cara di antaranya dilansir dari NDTV dan Spoon University:

1. Potong bawang merah di dekat ventilasi atau di bawah kipas angin. Hal ini dilakukan agar menghindarkan agen lachrymatory terbang jauh ke mata Anda.

2. Dinginkan bawang setidaknya 15 menit di dalam kulkas sebelum memotongnya. Hal ini akan memperlambat reaksi dan mengubah bahan kimia di dalam bawang. Temperatur yang ekstrem akan menghambat pelepasan bahan kimia bawang yang akan mengiritasi mata. Namun, hindari pembekuan karena bawang yang beku akan berubah menjadi lembek saat didinginkan.

3. Gunakan pisau yang tajam saat memotong bawang. Kerusakan sel bawang akan berkurang bila Anda menggunakan pisau yang tajam. Hal ini akan mengurangi zat pengiritasi yang dilepaskan.

4. Potong akar bawang terlebih dahulu karena diyakini mengandung enzim dan senyawa sulfur dengan konsentrasi yang lebih tinggi.

5. Iris atau potong bawang di dekat api terbuka seperti lilin atau kompor. Belerang dari nyala api akan menonaktifkan senyawa dalam bawang.

6. Potong bagian atas bawang dan rendam dalam air selama kurang lebih 15-20 menit. Hal ini akan menarik sulfur bawang ke dalam air sehingga saat dipotong tidak akan mengiritasi mata. Meski demikian, merendam bawang bisa merubah rasa bawang yang kuat.

Lantas, bagaimana jika mata terlanjur menangis akibat memotong bawang? Berikut cara yang dapat dilakukan dari Healthline:

- Beri jarak lebih jauh antara mata Anda dengan bawang yang dipotong.

- Bilas mata dengan air dingin dan bersih.

- Kompres mata dengan sesuatu yang dingin seperti timun untuk mengurangi iritasi.

- Gunakan tetes mata untuk membilas mata.

Baca juga artikel terkait BAWANG PUTIH atau tulisan lainnya dari Dinda Silviana Dewi

tirto.id - Kesehatan
Kontributor: Dinda Silviana Dewi
Penulis: Dinda Silviana Dewi
Editor: Dipna Videlia Putsanra