Menag Gandeng TNI AD-Polri Urusi Kerukunan Umat Beragama

Oleh: Haris Prabowo - 3 Juli 2020
Menag Fachrul Razi menilai pendekatan keagamaan dinilai bisa menjaga kesatuan Indonesia.
tirto.id - Menteri Agama RI Fachrul Razi bakal menggandeng TNI Angkatan Darat untuk program peningkatan kerukunan atar umat beragama.

Fachrul menyampaikan hal itu saat rapat Kementerian Agama bersama Waaster Kasad Brigjen TNI Sugiyono, Selasa (30/6/2020) lalu. Dia pun berencana akan lakukan hal serupa dengan Polri.

Fachrul, yang merupakan lulusan Akmil 1970 dan Mantan Wakil Panglima TNI, mengaku lembaganya bisa melengkapi apa yang sudah dilakukan TNI dalam menjaga kerukunan umat beragama.

“Kita perlu membahas apa saja yang telah dilakukan dari sisi pertahanan, sehingga Kemenag bisa melengkapi dan memainkan peran optimal dalam pendekatan keagamaan. Tujuan kita tentunya, peningkatan kerukunan umat beragama,” kata Fachrul seperti dikutip dari laman kemenag.go.id.

Menurut Fachrul, selain lewat strategi pertahanan dan militer, pendekatan keagamaan dinilai bisa menjaga kesatuan Indonesia. Apalagi, kata dia, Indonesia adalah bangsa religius.

"Untuk memperoleh hasil yang optimal, maka dibutuhkan kerja sama dan kesepemahaman antara Kementerian Agama sebagai leading sector kegamaan dengan lembaga pertahanan negara, seperti TNI atau pun Polri," ujarnya.

Sugiyono juga berpendapat serupa. Ia mengatakan pendekatan keagamaan dapat memperkuat pertahanan Indonesia. TNI AD menyambut baik pembahasan sinergi program dalam rangka peningkatan kerukunan umat beragama ini.

“Dengan kebersamaan, permasalahan sebesar apa pun tentunya akan mampu kita atasi,” kata Sugiyono.

Dalam rapat tersebut hadir juga beberapa petinggi Kemenag lainnya seperti Staf Khusus Menag Jul Effendi Sjarief, Trisni Puspitaningtyas, dan Ubaidillah Amin. Hadir juga Staf Ahli Menag sekaligus Jubir Kementerian Agama Oman Fathurahman, Pejabat Eselon I Kemenag, serta Sterad Erwansyah.


Baca juga artikel terkait KERUKUNAN UMAT BERAGAMA atau tulisan menarik lainnya Haris Prabowo
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Haris Prabowo
Penulis: Haris Prabowo
Editor: Gilang Ramadhan
DarkLight