Mau Pindah Ibu Kota Baru, Pembangunan Gedung OJK di SCBD Dikritik

Oleh: Hendra Friana - 18 November 2019
Pembangunan kantor Pusat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di kawasan SCBD, Sudhirman, Thamrin, Jakarta Selatan.
tirto.id - Komisi XI DPR RI mengkritik pembangunan kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di kawasan SCBD, Sudhirman, Thamrin, Jakarta Selatan.

Pertanyaan tersebut disampaikan oleh anggota komisi XI fraksi PDIP Marsiman Saragih saat Ketua Komisioner OJK membahas rencana pembangunan gedung Indonesia Financial Center tersebut.

"Akan sangat mubazir pembangunan gedung selsesai 2022 tapi di tahun selanjutnya akan pindah ibu kotanya dan OJK akan pindah ke sana," ucap Marsiman dalam rapat dengar Pendapat (RDP) bersama komisi XI, Senin (18/11/2019).

Pembangunan Gedung di lokasi LOT-1 kawasan SCBD rencananya akan menjadi kantor pusat OJK yang selama ini masih berkantor di kompleks Bank Indonesia dan gedung milik Kementerian Keuangan.

Pembangunan itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) serta peletakan batu pertama (ground breaking) yang dilakukan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dan Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso pada 2 April lalu.

Menjawab pertanyaan tersebut, Wimboh menyampaikan bahwa gedung tersebut nantinya akan tetap difungsikan sebagai kantor pusat. Di samping itu, operasional Bank Indonesia dan OJK juga akan lebih banyak terpusat di Jakarta/

"kami sudah bicara dengan BI bahwa operasionalisasi kita tetap di jakarta. nanti yang di sana ada gedung ada shelter karena ada ketua nanti yang sering rapat kabinet hanya ketua. Kliring house juga masih di Jakarta" ujarnya singkat.


Baca juga artikel terkait OTORITAS JASA KEUANGAN atau tulisan menarik lainnya Hendra Friana
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Hendra Friana
Editor: Hendra Friana
DarkLight