Masashi Kishimoto Jadi Penulis Manga Boruto & Teori Naruto Tewas

Oleh: Fitra Firdaus - 17 November 2020
Dibaca Normal 2 menit
Jelang jadwal manga Boruto Chapter 52, Masashi Kishimoto "turun gunung" sebagai penulis naskah manga tersebut. Teori Naruto akan mati menguat sejak Ch. 51.
tirto.id - Masashi Kishimoto akan "turun gunung" menggarap manga kelanjutan Naruto, Boruto: Naruto Next Generations. Sementara itu, penulis naskah Boruto saat ini, Ukyo Kodachi akan meninggalkan proyek tersebut. Manga Boruto sendiri hingga Oktober 2020 lalu sudah mencapai Chapter 51, dengan teori kematian Naruto, ayah Boruto sekaligus Hokage Ketujuh, ramai diperbincangakan penggemar.

"Berkaitan dengan manga Boruto, dengan terbitnya Boruto Chapter 52 di V-Jump edisi Desember (dijual 21 November), struktur produksi akan berubah, dan pengerjaan akan dimulai dari awal sesuai jadwal," keterangan akun Twitter resmi staf editorial Naruto dan Boruto @NARUTO_kousiki pada Senin (16/11).

Ditambahkan pula, "Terima kasih banyak, Kodachi, yang telah menjadi penulis naskah sejauh ini. Serialisasi selanjutnya akan sesuai dengan draf asli Masashi Kishimoto-sensei."

Menyambut twit tersebut, Ukyo Kodachi menyebutkan, ia punya banyak kenangan indah selama terlibat dalam proyek Boruto. Ia menggarap cerita Boruto sejak chapter pertama hingga 51, yang total mencapai 13 tankobon (jilid). Kodachi juga menjadi supervisor anime Boruto: Naruto Next Generations yang saat in sudah mencapai episode 174.

Mohon terus dukung perjalanan Boruto dengan hangat. Saya juga menantikan kelanjutannya sebagai pembaca," tulis Kodachi melalui akun Twitternya, @u_kodachi pada Senin (16/11).

Meskipun Masashi Kishimoto akan bertanggungjawab untuk penulisan naskah Boruto: Naruto Next Generations, ia tidak akan menggarap ilustrasi serial kelanjutan Naruto tersebut. Gambar akan tetap dibuat oleh Mikio Ikemoto, yang sebelumnya bertugas sebagai asisten Kishimoto di manga Naruto.

Boruto: Naruto Next Generations berfokus pada petualangan Uzumaki Boruto, putra Naruto. Awalnya, Boruto sebal dengan sang ayah yang berstatus Hokage Ketujuh Desa Konoha. Naruto dinilai Boruto lebih sibuk mengutamakan desanya dibandingkan keluarga.

Boruto masuk dalam tim ninja yang dipimpin Konohamaru Sarutobi. Ia bertrio dengan Mitsuki dan Sarada Uchiha. Nama yang disebut terakhir adalah putra Sasuke Uchiha dan Sakura. Sarada sendiri memiliki cita-cita menjadi Hokage berikutnya, sama dengan cita-cita masa kecil Naruto, dan bertolak belakang dengan Boruto yang lebih ingin jadi seperti Sasuke.

Manga Boruto: Naruto Next Generations dirilis setiap bulan dan dapat dibaca dalam bahasa Inggris/Spanyol di platform MangaPlus.

Hingga Selasa (17/11), manga ini jadi manga paling banyak dibaca di platform tersebut, dengan 1.427.357 tayangan untuk Boruto edisi bahasa Inggris, dan 733.132 tayangan untuk Boruto edisi bahasa Spanyol. Manga ini mengalahkan One Piece (Eiichiro Oda) yang duduk di posisi 3, Boku no Hero Academia (Kohei Horikoshi) di urutan 4, dan Dragon Ball Super (Akira Toriyama/Toyotaro) di nomor 5.

Hingga chapter 51, terdapat 4 arc dalam Boruto: Naruto Next Generations, yaitu Versus Momoshiki/Chunin Exam Arc (Chapter 1 sampai 10), Mujina Bandits (Chapter 11 sampai 15), Ao Arc (Chapter 16 sampai 23), dan Kawaki Arc (Chapter 24 hingga saat ini).



Teori Kematian Naruto


Teori bahwa Naruto akan meninggal di serial Boruto: Naruto Next Generations muncul sejak chapter pertama manga tersebut, "Uzumaki Boruto". Dalam pembukaan bab, tampak Boruto yang sudah lebih dewasa dari usianya sekarang, dengan luka sayatan di mata kanan, bertarung dengan Kawaki.

Ketika itu, di tengah reruntuhan Konohagakure, Kawaki berkata, "Aku akan mengirimmu ke tempat kukirim Hokage Ketujuh, Boruto!". Ia juga menekankan, era Shinobi sudah berakhir. Barulah kemudian kisah mundur ke masa kecil Boruto, yang tidak puas dengan kesibukan sang ayah sebagai Hokage Konohagakure.

Teori kematian Naruto itu menguat ketika Chapter 51, "Sacrifice" dirilis pada 20 Oktober 2020 lalu. Dalam bab tersebut, terungkap bahwa klan Otsutsuki selalu berpasangan ketika menginvasi planet. Salah satu dari mereka akan dijadikan tumbal hidup-hidup untuk dimakan oleh ekor 10 (Jubi). Langkah itu diambil agar ekor 10 dapat berubah menjadi Pohon Ilahi (Shinju).

Semakin segar dan kuat sosok Otsutsuki yang ditumbalkan, semakin kuat buah Chakra yang dihasilkan dari Shinju. Nantinya, satu orang Otsutsuki lain yang masih hidup akan bertugas memanen buah chakra tersebut. Otsutsuki yang dijadikan tumbal, sebelumnya menggunakan karma untuk menyiapkan "wadah" baginya ketika ia bangkit kembali.

Dalam kasus Boruto Uzumaki, Momoshiki menyematkan Kāma-nya ke telapak tangan kanan Boruto. Mengetahui Boruto adalah wadah bagi Momoshiki, Isshiki berencana mengorbankan Boruto untuk disantap oleh ekor 10.

Boruto sebenarnya sadar akan hal ini. Ia meyakini Ishhiki tidak akan macam-macam kepadanya karena ia harus ditumbalkan dalam kondisi hidup-hidup.

Namun, Boruto salah perhitungan soal ini. Isshiki tetap menyerangnya. Selama Boruto hidup, meski terluka parah sekalipun, ia tetap dapat jadi santapan ekor 10.

Dalam kondisi demikian, Naruto datang ke tempat pertempuran. Ia sempat berdiskusi dengan Kurama soal cara mengalahkan Isshiki. Naruto mengakui kehabisan akal Namun, sebagai hokage ia berprinsip akan menjaga desanya meski harus berakhir sebagai mayat.

Oleh karenanya, Kurama memberi tawaran, yang pilihannya hidup atau mati bagi Naruto. Sang hokage menyanggupi hal tersebut, lantas tampak berubah wujud menjadi sosok yang sama sekali berbeda.

Dengan ucapan Kurama bahwa Naruto "akan mati jika melakukan hal ini", bentuk baru sang hokage ketujuh tampaknya akan cukup tangguh untuk mengimbangi Isshiki. Namun, apakah keputusan Naruto ini akan berujung kematian dan bakal menjadi pemicu Boruto untuk naik level?

Masuknya Masashi Kishimoto sebagai penulis naskah ketika cerita Boruto: Naruto Next Generations masuk pada titik genting menimbulkan pertanyaan besar. Apakah Kishimoto akan "membunuh" Naruto?

Boruto Chapter 52 sendiri akan diriilis pada Jumat, 20 November 2020 pukul 22.00 WIB di Manga PLus.


Baca juga artikel terkait FILM BORUTO atau tulisan menarik lainnya Fitra Firdaus
(tirto.id - Film)

Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Agung DH
DarkLight