Debat Kelima Capres

Ma'ruf Amin: Pekerjaan Belum Selesai, Akan Kami Lanjutkan

Oleh: Yandri Daniel Damaledo - 13 April 2019
Dibaca Normal 1 menit
Ma'ruf Amin menyatakan, dirinya bersama Joko Widodo akan melanjutkan semua pekerjaan yang belum selesai, jika dipercaya memimpin Indonesia.
tirto.id - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengatakan, pekerjaan yang dilakukan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla selama periode 2014 hingga 2019 belum selesai, sehingga ia bersama Joko Widodo akan meneruskan upaya-upaya untuk mewujudkan Indonesia maju.

"Pekerjaan memang belum selesai. Oleh karena itu, kami Jokowi-Ma'ruf, akan meneruskan upaya untuk Indonesia maju. Apabila kami diberikan kepercayaan dan amanat memimpin bangsa ini, kami akan lakukan dengan baik dan kami yakin bisa," ujar Ma'ruf Amin saat menyampaikan pernyataan penutup dalam debat capres kelima yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Ma'ruf Amin yakin, bahwa kemajuan ekonomi dan kesejahteraan rakyat akan segera terwujud melalui upaya nyata dalam pembangunan, baik di infrastruktur maupun sumber daya manusia (SDM).

"Reformasi struktural, kita sudah mulai sejak 1998. Tapi reformasi yang lebih substantif dan lebih bisa kita rasakan sejak 2014. Mengapa? Karena Jokowi-JK telah banyak melakukan hal, membangun infrastruktur dan mengembangkan kebijakan di dalam investasi sehingga kita memperoleh predikat "investment grade" dan di bidang sosial telah mengembangkan jaminan sosial dan bantuan sosial," katanya.

Ia menuturkan, dirinya dan Jokowi, yakin bisa menjaga bangsa ini dan mengerti apa yang diharapkan oleh bangsa dan negara ini.

"Kami yakin karena kami "qowiyyun amin", kami kuat dan juga bisa dipercaya. Kami yakin karena kami berpengalaman," ujar Ma'ruf Amin.

Hal tersebut disampaikan Ma'ruf pada segmen terakhir debat final Pilpres 2019, sekaligus akan menutup seluruh rangkaian debat yang telah dimulai sejak Januari 2019.


Debat kelima pilpres digelar malam ini, Sabtu (13/4/2019) pukul 20.00 WIB, di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat.

Kali ini debat mempertemukan kedua pasangan paslon yaitu Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Debat dimulai pukul 20.00 WIB dengan mengambil tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, dan industri.

Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi menyatakan debat ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menjadi bahan pertimbangan dalam memilih calon pemimpin untuk lima tahun ke depan.

”Kita bisa melihat kombinasi antarkandidat capres-cawapres dalam satu kesatuan lengkap bagaimana masing-masing menawarkan solusi untuk masyarakat," kata Pramono saat dihubungi, Kamis (11/4/2019).

Empat stasiun TV yang menayangkan debat kelima kali ini yaitu TVOne, ANTV, Berita Satu, Net TV, dan moderator debat adalah Balques Manisang dan Tomy Ristanto.

Sementara sepuluh panelis di debat kelima antara lain: Rektor Unair, Prof. Muhammad Nasih, Guru Besar FEB Universitas Tanjungpura, Prof. Eddy Suratman, Dosen FEB UIN Syarif Hidayatullah, Dr. Muhammad Arief Mufraini, Dekan FEB Universitas Diponegoro, Dr.Suhartono, Dekan FEB Universitas Sam Ratulangi, Dr.Herman Karamoy.

Selanjutnya, Dekan FEB Universitas Udayana, Dr. I Nyoman Mahaendra Yasa, SE., M.Si, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, Dr. Harif Amali Riva’i, Guru Besar ITB, Prof. Dr. Ir. Dermawan Wibisono, Dosen Community Development Unika Soegijapranata Semarang, Tukiman Taruno Sayoga Ph.D, dan Direktur Eksekutif Indonesia Global Justice (IGJ) Rahmi Hertanti‎.


Baca juga artikel terkait DEBAT PILPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Yandri Daniel Damaledo
(tirto.id - Politik)


Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Agung DH