Mark Zuckerberg Ingin Bikin Debat Teknologi, Buat Apa?

Oleh: Ibnu Azis - 9 Januari 2019
Kendati tak menyebut nama, Zuckerberg mengantongi daftar panjang para pakar untuk diajak berdebat.
tirto.id - Mark Zuckerberg, CEO Facebook pada Selasa (8/1/2019) menyatakan, akan menjadi tuan rumah debat publik mengenai masa depan teknologi, sekaligus menjadi resolusi dirinya pada tahun ini.

"Tantangan saya untuk 2019 adalah menjadi tuan rumah serangkaian debat publik tentang masa depan teknologi," tulisnya di Facebook dikutip Rabu (9/1).

Zuckerberg menambahkan, ia memiliki daftar panjang para pakar dalam serangkaian debat publik itu, kendati tak menyebutkan nama. Adapun isu-isu yang disorot, mengenai peluang, harapan, dan tantangan teknologi di masa depan.

"Ini semua akan dipublikasikan, baik di Facebook atau Instagram saya atau di media lain," tambah CEO berusia 34 tahun itu.

Pada tahun lalu, menurut CNN, Zuckerberg mengunggah resolusi untuk membenahi Facebook dari masalah-masalah yang menyanderanya, mulai ujaran kebencian hingga intervensi politik.


Zuckerberg pun melakukan sejumlah upaya, mulai fact checking hingga memperbaiki sistem mereka agar dapat mengenali akun palsu.

Kendati begitu, Facebook mengakhiri tahun 2018 dengan masalah skandal privasi data yang masih santer diperbincangkan. Alih-alih menuntaskan masalah tersebut, resolusi Zuckerberg justru menyasar hal lain.

Menurut Zuckerberg, ada banyak pertanyaan dan masalah di dunia teknologi yang belum terselesaikan. Ini tak hanya sebagai tantangan bagi dirinya untuk memecahkan itu, namun juga panggilan nurani sebagai seorang intelektual.

"Saya seorang insinyur dan saya biasa membangun ide-ide [...] Saya akan menempatkan diri saya dan terlibat dalam perdebatan," ujarnya.

Adapun pada setiap pergantian tahun, Zuckerberg selalu rutin berbagi resolusi yang ia unggah ke laman Facebook-nya.

Sebelumnya, pria kelahiran 1984 ini memiliki resolusi mengembangkan kecerdasan buatan (AI) untuk rumahnya, lari sepanjang 365 mil (587 km), mengunjungi setiap negara bagian di Amerika Serikat, membaca 25 buku dalam setahun, dan belajar Bahasa Mandarin.


Baca juga artikel terkait FACEBOOK atau tulisan menarik lainnya Ibnu Azis
(tirto.id - Teknologi)

Penulis: Ibnu Azis
Editor: Ibnu Azis
DarkLight