Marc Martel, Si Pengisi Suara Freddie Mercury di Bohemian Rhapsody

Oleh: Yulaika Ramadhani - 14 November 2018
Dibaca Normal 1 menit
Tentang Marc Martel, lelaki Kanada yang selama ini dikenal sebagai seseorang yang mempunyai suara yang sangat mirip dengan almarhum Freddie Mercury.
tirto.id - Film Bohemian Rhapsody berhasil menembus peringkat pertama box office. Film yang mengisahkan tentang karier Queen dan Freddie Mercury ini mendapatkan debut 50 juta dolar AS atau sekitar Rp749,8 miliar (dengan kurs Rp14.996) di AS dan Kanada.

Film ini bercerita tentang perjalanan karir grup band Queen yang terdiri dari Freddie Mercury (diperankan Rami Malek) sebagai vokalis, Roger Taylor (diperankan Ben Hardy) sebagai drumer, Brian May (diperankan Gwilym Lee) sebagai gitaris, dan John Deacon (diperankan Joseph Mazzello) sebagai basis.

Menurut Rolling Stone, sebagian besar lagu yang dinyanyikan dalam film Bohemian Rhapsody merupakan penggabungan beberapa suara, yaitu berasal dari lagu master suara Mercury dari rekaman studionya, yang dikombinasikan bersama dengan suara Marc Martel.

Marc Martel dipilih sebagai penyanyi Queen pengganti Freddie Mercury di film Bohemian Rhapsody oleh Brian May dan Roger Taylor.

“Mereka mempekerjakan saya untuk bernyanyi dalam film dan memberi penonton pengalaman mendalam. Persoalan ini penting untuk membuat para penonton percaya bahwa mereka benar-benar menonton Freddie Mercury bernyanyi,” jelas Marc kepada Noise11.com.

Martel bercerita, ia harus pergi ke Abbey Road selama beberapa minggu dan melakukan rekaman di sana.

"Ini adalah pertama kalinya bagi saya untuk melihat langsung industri musik. Itu benar-benar pengalaman yang sangat menyenangkan,” ujarnya.


Martel adalah seorang musisi dari Montreal, Kanada, yang telah menghabiskan belasan tahun terakhir atau bertahun-tahun tur dengan band Kristen-kontemporernya, Downhere.

Dengan dorongan teman-teman dan anggota keluarga, ia menyerahkan video dirinya ketika bernyanyi Somebody to Love. Audisi tersebut tidak hanya membuatnya mendapatkan pekerjaan di konser tribute Queen Extravaganza, namun juga membuatnya sensasi YouTube, membuatnya diundang untuk tampil di The Ellen DeGeneres Show, dan akhirnya dilihat oleh lebih dari 14 juta orang.


Seperti ditulis oleh Spotlight Central, setelah tampil bersama May dan Taylor di The Queen Extravaganza, Martel menciptakan band tribute Queen-nya sendiri: The Ultimate Queen Celebration.

Dalam konser tersebut, Martel tidak mencoba meniru tampilan grup aslinya. Sebaliknya, Martel dan para musisinya berkonsentrasi untuk menciptakan kembali suara, energi, dan kegembiraan hati yang Freddie Mercury dan Queen bawa ke auditorium dan ampiteater di seluruh dunia.

"Orang-orang selalu membandingkan saya dengan Freddie Mercury tanpa henti. Saya ingin tahu berapa banyak orang yang akan tetap mengatakan kepada saya bahwa saya terdengar seperti Freddie Mercury setelah acara ini?" kata Martel mengomentari acara tersebut dalam wawancaranya bersama Spotlight Central.

Martel saat ini tinggal di Nashville, Tennessee, bersama istrinya, Crystal. Band Martel sendiri, Downhere sebelumnya juga telah menandatangani kontrak dengan Word Records dan memenangkan beberapa penghargaan Juno, Covenant Awards dan Dove Award. Mereka merilis 10 album, termasuk On the Altar of Love, sebelum hiatus efektif 1 Januari 2013.

Selanjutnya, Martel merilis sebuah EP, Prelude, pada tanggal 1 Februari 2013. EP ini direkam di Nashville dan Los Angeles bersama produser John Fields. Sementara itu, debut lengkap Martel, Impersonator, dirilis pada 30 September 2014.


Film Bohemian Rhapsody memang mengisahkan perjalanan karir band legendaris Queen selama 15 tahun pertama. Film bergenre biografi dan drama musikal ini ditulis oleh Anthony McCarten dan disutradari Bryan Singer.

Sebagaimana ditulis The Sun, film ini mengambil judul dari salah satu lagu Queen yang ditulis oleh Freddie Mercury untuk album A Night at the Opera (1975) yang berjudul Bohemian Rhapsody yang rilis tanggal 31 Oktober 1975. Lagu yang memiliki durasi enam menit ini di dalamnya terdapat beberapa chorus, intro segmen balad, sebagian opera, sebagian rock, dan kode reflektif.


Baca juga artikel terkait FILM HOLLYWOOD atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - Musik)


Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Yulaika Ramadhani