Manfaat dan Risiko Minum Air Dingin Bagi Kesehatan

Oleh: Wulan Astari - 15 Juli 2019
Dibaca Normal 1 menit
Berikut adalah risiko dan manfaat meminum air dingin bagi kesehatan tubuh.
tirto.id - Mengonsumsi air yang cukup setiap hari sangat penting untuk mendukung semua fungsi tubuh. Termasuk pencernaan dan metabolisme, membuang limbah, dan menjaga suhu tubuh normal.

Melansir dari Medical News Today, berdasarkan tradisi pengobatan Ayurvedic India, air dingin dapat menyebabkan ketidakseimbangan pada tubuh dan memperlambat proses pencernaan.

Dalam pengobatan Barat, terdapat bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa air dingin tidak baik untuk tubuh atau pencernaan.

Pada 2013, terdapat sebuah studi tentang efek minum air dengan suhu berbeda pada enam orang yang mengalami dehidrasi ringan, di ruang yang panas dan lembab.

Hasil penelitian menemukan bahwa mengubah suhu air dapat mempengaruhi respons para peserta dan seberapa banyak air yang mereka minum.

Suhu air optimal dalam penelitian ini adalah 16°C (60.8°F), yang merupakan suhu air keran dingin, karena peserta minum lebih banyak air dan lebih sedikit berkeringat.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa air minum pada suhu 16°C mungkin merupakan suhu terbaik untuk dehidrasi pada atlet yang mengalami dehidrasi.

Berikut adalah manfaat dan risiko mengonsumsi air dingin bagi kesehatan tubuh, yang dirangkum Tirto.

Risiko minum air dingin

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi air dingin dapat mempengaruhi kondisi kerongkongan atau pipa makanan seperti akalasia oleh sebab itu harus menghindari minuman dingin.

Akalasia merupakan kondisi langka yang menyebabkan sulit menelan makanan dan minuman.

Sebuah studi tahun 2012 menemukan bahwa air dingin dapat memperburuk gejala pada penderita akalasia.

Namun, hal ini terbalik ketika peserta minum air panas dapat membantu menenangkan dan mengendurkan pipa makanan sehingga membuat makanan dan minuman mudah ditelan.

Penelitian lain pada tahun 2001 yang melibatkan 669 perempuan menunjukkan bahwa minum air dingin dapat menyebabkan sakit kepala pada beberapa orang.

Dalam penelitian yang dilakukan peneliti melaporkan bahwa 7,6% partisipan mengalami sakit kepala setelah minum 150 mililiter air dingin melalui sedotan.

Peneliti juga menemukan bahwa peserta migran aktif mengalami dua kali sakit kepala dari pada orang yang sebelumnya tidak pernah mengalami migran.

Manfaat minum air dingin

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum air dingin selama latihan dapat meningkatkan kinerja kerja dan daya tahan seseorang.

Studi tahun 2012 yang melibatkan 45 pria yang sehat secara fisik menemukan bahwa minum air dingin selama latihan secara signifikan mengurangi kenaikan suhu tubuh inti dibandingkan dengan suhu ruangan.

Sebuah studi lain pada tahun 2014 melakukan penelitian efek perbedaan minuman pada performa bersepeda dari 12 atlet pria yang dilatih dalam iklim tropis.

Hasil penelitian melaporkan bahwa minuman-minuman yang mengandung es lebih baik daripada air minum pada suhu netral.

Peneliti menyimpulkan bahwa para atlet mampu mencapai performa terbaik ketika mengonsumsi es yang juga memiliki aroma mentol.

Sebagian orang mengklaim bahwa meminum air dingin dapat membantu menurunkan berat badan. Meski demikan, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa minum air dapat membantu tubuh membakar kalori.

Minum air yang dingin sebenarnya dapat membantu Anda membakar kalori ekstra saat Anda mencernanya karena tubuh Anda harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu inti tubuh.

Tetapi meminum air dingin tidak mungkin menjadi solusi yang baik untuk menurunkan berat badan.

Orang-orang harus memastikan bahwa mereka mendapatkan air yang cukup setiap harinya, terlepas dari suhu air tersebut.

Akademik Nasional Ilmu Pengetahuan, Teknik dan Kedokteran menyarankan bahwa perempuan perlu mengonsumsi sekitar 2,7 liter air sehari untuk memenuhi kebutuhan hidrasi mereka dan laki-laki sekitar 3,7 liter. Asupan ini bisa Anda dapatkan dari makanan dan minuman.

Baca juga artikel terkait MANFAAT MINUM AIR DINGIN atau tulisan menarik lainnya Wulan Astari
(tirto.id - Kesehatan)

Kontributor: Wulan Astari
Penulis: Wulan Astari
Editor: Yandri Daniel Damaledo
DarkLight