Suzanna

LahirBogor, Jawa Barat, 13 Oktober 1942
Profesi
Karier
  • Aktris Indonesia
Suzzanna Martha Frederika van Osch atau yang lebih dikenal dengan Suzanna merupakan seorang aktris yang selalu membintangi film horor Indonesia, dia sudah berkecimpung sejak tahun 1950-an. Perempuan ini mendapat gelar sebagai “Ratu Film Horor Indonesia” karena banyaknya film horor yang dia bintangi.

Perempuan kelahiran Bogor, 13 Oktober 1942 ini memulai kariernya ketika dia mengikuti audisi "Tiga Dara" oleh Usmar Ismail, Suzanna berhasil memenangkan kontes tersebut dan berhasil bermain di film tersebut. Perempuan ini juga mendapat julukan “Next Indriati Iskak” ketika muda dan dia juga berhasil memukau penonton lewat Asrama Dara dan meraih banyak penghargaan, diantaranya The Best Child Actress (Festival Film Asia, Tokyo, 1960), dan Golden Harvest Award.

Suzanna juga meraih gelar Aktris Terpopuler se-Asia saat Festival Film Asia Pasifik di Seoul tahun 1972. Perempuan ini juga pernah mencoba dunia tarik suara dengan mengeluarkan album dengan judul “Salah Sangka” bersama sang suami yaitu Dicky Suprapto.

Beberapa film terkenal yang dibintangi oleh Suzanna adalah “Bernapas dalam Lumpur” pada tahun 1970, film legendaris “Beranak Dalam Kubur” pada tahun 1971, “Pulau Cinta” pada tahun 1978, dan film “Ratu Ilmu Hitam” pada tahun 1981 dan film film ini pula yang membuat perempuan ini menjadi nominator di ajang FFI sebagai “Pemeran Utama Wanita Terbaik”.

Namun, pada tahun 1990-an dia memutuskan untuk vakum dari dunia perfilman Indonesia, dia kembali pada tahun 2003 di Sinetron Selma dan Ular Siluman yang tayang di RCTI serta Misteri Sebuah Guci di SCTV. Untuk dunia perfilman Suzanna kembali bermain pada tahun 2008 di judul film “Hantu Ambulance”, film ini merupakan film terakhir yang dibintangi oleh “Ratu Film Horor Indonesia”.

Pada 15 Oktober 2008 Suzanna menghembuskan nafas terakhirnya di rumahnya di jalan Kebondalem II No.1 Magelang. Perempuan ini meninggal karena mengidap penyakit diabetes yang sudah lama dideritanya. Suzzanna dimakamkan di TPU Giriloyo, Magelang. Ia dimakamkan satu liang lahat dengan anaknya, Ari Adrianus dan kakaknya, Irene Beatrix van Osch.