Sugiharto

CFO Direktur Keuangan Medco Energy Internasional Tbk
Lahir: Medan, 29 Mei 1955
Karir
  • Menteri BUMN (2004-2007)
  • CFO Direktur Keuangan Medco Energy Internasional Tbk
Pendidikan
  • Doktor di bidang Ilmu Sosial dengan Judicium “Cum Laude” dari Universitas Gajah Mada
  • Master of Business Administration dari Indonesia School of Management dan Amsterdam School of Management
  • Sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta Profesional

Kamis, 20 Oktober 2004, Dr. H. Sugiharto, MBA., dilantik sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelumnya, Sugiharto bekerja sebagai CFO (Chief Financial Officer-Direktur Keuangan) di Medco Energy Internasional Tbk dengan gaji 800 juta/bulan.

Pria kelahiran Medan, 29 April 1955 ini mempunyai rumah di Jalan Ciniru I Nomor 3, Kebayoran Baru, Jakarta. Rumah tersebut dibeli dengan harga Rp 2,6 milyar dan ongkos renovasi Rp 2 milyar.

Sugiharto mengaku pintar mengelola uang, obligasi, saham, kebun kelapa sawit, dan lain sebagainya. Ia juga mengaku mempunyai lima toko yang menjual jasa cuci cetak foto di Bekasi, Tangerang, dan Bandung.

Diawal jabatanya sebagai Menteri BUMN, Sugiharto disebut sebut masuk Daftar Orang Tercela alias DOT Bank Indonesia (BI) dalam kasus Bank HS 1906 Bandung tahun 1999. Tatkala Sugiharto menjadi komisaris Bank HS 1906 di tahun 1999. Namun, isu tersebut mampu diklarifikasi oleh Sugiharto, “Saya tegaskan, saya belum pernah diuji Bank Indonesia. Bagaimana mungkin saya masuk DOT.”

DOT merupakan daftar orang yang pernah melakukan tindakan tercela di bidang perbankan yang dikeluarkan oleh BI dan dilarang menjadi pemegang saham/pengurus bank.

Dalam menjalankan tanggungjawabnya sebagai Menteri BUMN, Sugiharto ditemani oleh beberapa tenaga ahli. Pertama, Sunarsip, Ekonom muda lahir di Tuban jawa Timur, 25 Mei 1973. Sumarsip dibesarkan dalam lingkungan Nahdhliyin. Sama seperti Sugiharto.

Kedua, Aries Mufti, lahir di Garut, Jawa Barat, 17 April 1955. Aries bertugas di bidang keuangan, khusus untuk kredit usaha kecil menengah. Aries adlah pengusaha dan ahli dalam dunia perbankan Syariah.
Ketiga, Lendo Novo, lahir di Jakarta, 6 November 1964, Londo adalah lulusan Teknik Perminyakan ITB. Lendo masuk lTB pada 1985. Keempat, Richard Claproth adalah doktor petrochemistry yang juga rekan Sugiharto di Medco. Kelima, Helmi Lubis, lulusan Teknik Mesin ITB dan peraih chartered financial counsultant dari Hawaii University. Helmi adalah orang kepercayaan Sugiharto sejak di Medco. la menempati posisi Head of Finance. Sedang Sugiharto Chief Financial Officer.

Keenam, Tommy Soetomo, pernah menjadi Pemimpin Perusahaan Republika pada 1998-2001. Tommy adalah jebolan Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran, Bandung. Pernah menjadi Kepala Devisi Kredit di Bank Bukopin pada tahun 1986. Dan yang terakhir adalah Lin Che Wei, lulusan Teknik Industri Universitas Trisakti.

Pernah menempuh Program MBA di National University of Singapore.
Tujuh pakar tersebut adalah think-tank Sugiharto dalam menjalankan program restrukturisasi BUMN. Dari pemaparan Sugiharto dalam wawancara dengan Imung Yuniardi dari majalah GATRA diketahui, Bahwa yang membantu Sugiharto menyusun rencana induk BUMN adalah Sumarsip.

Sugiharto menjabat sebagai Menneg BUMN sampai tahun 2007. Permintaan agar Menneg BUMN Sugiharto diganti datang dari anggota DPR. Keinginan tersebut dicetuskan salah satu anggota Komisi VI DPR. Penggantian didasarkan pada kinerja Sugiharto yang dinilai lemah dan minus dukungan politik. Anggota Komisi VI Nasril Bahar menyatakan, lemahnya dukungan politik terhadap Sugiharto tercermin dari rapat-rapat kerja selama ini. Dari 5 kali rapat kerja dengan Komisi VI, hanya 10 persen kelompok fraksi (poksi) yang mendukung.

Di tahun 2011, Sugiharto menjadi Komisaris di Pertamina. Setelah lima tahun menjabat sebagai komisaris Pertamina, akhirnya Sugiharto diberhentikan oleh Menteri BUMN era Jokowi yakni Rini Soemarno, Rabu 6 Mei 2015.

Sentimen Terkini
History Sentimen
Positive
Neutral
Negative
Desember 2019
Data diambil dari 500 top media online dan 4 sentiment publik
75%
25%
November 2019
Data diambil dari 500 top media online dan 85 sentiment publik
35%
3%
62%
DarkLight