Roy Hodgson

LahirInggris, 9 Agustus 1947
Profesi
Karier
  • Pelatih Maidstone United (1971-1972)
  • Pelatih Halmstad (1976-1980)
  • Pelatih Bristol City (1982)
  • Pelatih Malmo FF (1985-1989)
  • Pelatih Tim Nasional Swiss (1992-1995)
  • Direktur Teknis Internazionale (1995-1997)
  • Pelatih Tim Nasional Inggris (2013)

 

 Karir kepelatihan Roy Hodgson bermula di klub Maidstone United dengan menjadi asisten pelatih. Debutnya sebagai manajer baru terjadi di Halmstad, yaitu tim papan atas Swedia. Hodgson menunjukkan potensinya dengan mengantar timnya menjadi juara liga di tahun 1976 dan 1979. Padahal di musim sebelumnya, Halmstad hanya merupakan tim yang biasa berkutat dengan zona degradasi dan identik dengan kekalahan.

Bristol City menjadi tim Inggris pertama yang ditanganinya. Namun, karena terkendala masalah keuangan, klub tak bisa memberikan apa yang dibutuhkan Hodgson dan pada akhirnya ia meninggalkan klub tak sampai setahun setelah bergabung. Sejak itu Hodgson terus berganti-ganti klub dan meraih banyak kesuksesan.

Karir emasnya dimulai saat bersama Malmo FF dengan memberikan lima titel juara liga secara beruntun di 1985 hingga 1989 dan juga dua tropi Piala Swedia lalu kejuaraan regional Swedia. Setelah itu berturut-turut Hodgson menangani tim Neuchâtel Xamax, Swiss, Internazionale, Blackburn Rovers, Internazionale, Grasshopper, FC Copenhagen, Udinese, Uni Emirat Arab, Viking, Finlandia, Fulham, Liverpool, West Bromwich Albion, dan tim nasional Inggris.

Seselesainya Hodgson bermain dalam sistem non liga Inggris, ia melatih klub Swedia untuk pertama kalinya di Allsvenskan pada 1976 dan 1979. Kemudian Malmo untuk lima tahun berturut-turut. Hodgson membawa Swiss lolos ke Piala Dunia 1994 FIFA pertama mereka dalam 28 tahun dan kemudian EURO ’96.

Setelah mengambil Nerazzurri untuk 1997 final Piala UEFA, Hodgson memiliki pesona di Inggris, Swiss, Denmark, Italia, UEA, Norwegia dan Finlandia, serta tugas pendek kembali di Inter sebagai direktur teknis. Pada akhirnya, sekarang Roy Hodgson resmi ditunjuk sebagai manajer tim nasional Inggris setelah pengunduran diri manajer sebelumnya, Fabio Capello.