Parlindoengan Lubis

Dokter Perusahaan PN Tambang Timah (1959-1959)
Lahir: Batang Toru, Tapanuli Selatan, 30 Juni 1910
Karir
  • Kepala Dinas Kesehatan Pabrik-pabrik Persenjataan Departemen Pertahanan di Yogyakarta (1947-1950)
  • Dokter Perusahaan Borneo Sumatra Handel Maatschappij di Jakarta (1950-1959)
  • Dokter Perusahaan PN Tambang Timah (1959-1959)
Pendidikan
  • Fakultas Kedokteran Leiden (1930-1940)

Parlindungan Lubis ketua Perhimpunan Indonesia PI di Negeri Belanda. Ketika dirinya kuliah kedokteran di Leiden. Di masa Parlindungan, menjadi ketua, PI mengalami sedikit pergeseran dari komunis menjadi sosialis. Kerjasama dengan Partai Komunis Belanda beralih ke Partai Buruh Sosialis Demokrat atau Social Democratische Arbeiter Partij (SDAP). Parlindoengan tergolong antifasis. Belakangan ia ditangkap oleh polisi rahasia Belanda binaan Gestapo, di Amsterdam pada Juni 1941.

Parlindungan Lubis ditahan Nazi Jerman selama empat tahun. Dia berpindah dari satu kamp konsentrasi ke yang lain. Di Kamp Amersfoort, ia diperintahkan untuk mengerjakan konstruksi, termasuk memasang kawat berduri. Di Kamp Schoorl, ia belum diikutkan kerja paksa. Nasib Parlindungan tak jauh beda dengan orang-orang Yahudi.

Setelah bebas dari kamp konsenstrasi, Parlindungan berumpul lagi dengan istrinya Jo Soumokil. Dia kembali ke Indonesia sebagai dokter. kurun waktu tahun 1947-1950, dia  berkerja sebagai Kepala Dinas Kesehatan Pabrik-pabrik Persenjataan Departemen Pertahanan di Yogyakarta. Setelah itu, ia bekerja sebagai dokter perusahaan Borneo Sumatra Handel Maatschappij di Jakarta. Dia buka praktik dokter di rumah dinasnya di Kebayoran Baru. tahun 1959, dia hijrah ke Tanjungpandan, Belitung. Ia bekerja sebagai dokter di PN Tambang Timah. Parlindungan meninggal di Jakarta pada 31 Desember 1994. 

DarkLight