Neno Warisman

Lahir-
Profesi
Karier
  • Ustadzah Indonesia
Titi Widoretno Warisman atau yang lebih dikenal dengan nama Neno Warisman adalah mantan penyanyi dan aktris yang berprofesi sebagai ustadzah. Dia juga aktif di dunia politik Indonesia.

Neno memulai kariernya sebagai penyanyi pada tahun 1980-an. Salah satu lagunya yang paling dikenal yaitu berjudul “Matahariku”. Selain itu dia juga pernah berduet dengan Fariz RM dalam lagu “Nada Kasih”.

Pada tahun 1988, dia membintangi film berjudul “Sayekti dan Hanafi”. Film yang tayang di TVRI itu membuat namanya semakin dikenal publik. Tahun selanjutnya dia membintangi film “Semua Sayang Kamu”. Film inilah yang membuat Neno masuk dalam nominasi Aktris Terbaik Festival Film Indonesia 1989. Tahun 2004, Garin Nugroho mengajaknya bermain dalam film “Rindu Kami Padamu”. Dia juga pernah terlibat dalam film lainnya seperti “Ketika Cinta Bertasbih 2” dan Iqro: Petualangan Meraih Bintang.

Sejak 1991, Neno memutuskan untuk berjilbab. Sejak itu juga dia mulai aktif bergerak di bidang keagamaan dan pendidikan. Dia aktif mensosialisasikan program Pendidikan Anak Dini Usia (PAUD) Departemen Pendidikan Nasional.

Kemudian nama Neno semakin dikenal di ranah politik setelah dia menjadi salah satu penggiat dalam demo menentang Ahok dalam kasus penistaan agama. Dia bahkan menjadi penggagas dan penggiat dari Gerakan Ibu Negeri (GIN). Neno juga terlibat aktif dalam gerakan gerakan #2019GantiPresiden.

Pada 28 Juli 2018, Neno ditolak oleh sejumlah warga saat di Bandara Hang Nadim, Batam. Kunjungannya ke Batam kala itu untuk untuk menghadiri kegiatan tabligh akbar dan deklarasi #2019gantipresiden. Penghadangan Neno oleh warga tersebut karena dianggap kedatangannya akan memicu kasus SARA. Setelah 8 jam terjebak di Bandara Hang Nadim, akhirnya pihak kepolisian dapat mengevakuasi Neno.