Muliaman Darmansyah Hadad

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
Lahir: Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat, Indonesia, 3 April 1960
Karir
  • Deputi Gubernur Bank Indonesia
  • Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan
Pendidikan
  • Sarjana Ekonomi, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (1979-1984)
  • Master of Public Administration, John F Kennedy School of Government, Harvard University, USA
  • Doctor of Philosophy, Faculty of Bussines and Economics, Monash University, Australia

Pria bernama lengkap Muliaman Darmansyah Hadad ini lahir di Bekasi pada 3 April 1960. Muliaman adalah mantan Deputi Bank Indonesia yang kini menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Nama Muliaman merupakan salah satu peserta yang lolos dalam tes tahap terakhir calon Dewan Komisioner OJK yang dipilih langsung oleh presiden. Dan pada akhirnya, dia menjadi pilihan Komisi XI DPR untuk menduduki kursi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sedari kecil, Muliaman dikenal sebagai sosok yang pandai dan aktif. Sejak duduk di bangku SD, Muliaman kerap menyelesaikan jenjang pendidikannya lebih cepat dari anak seusianya. Kemampuan analisisnya yang cepat dan cerdas memudahkan ia untuk lompat tahun melewati teman-temannya. Hingga jenjang perguruan tinggi, Muliaman bahkan termasuk salah satu mahasiswa yang lulus tercepat di angkatannya.

Pada tahun 1979 Muliaman masuk Fakultas Ekonomi UI mengambil Jurusan Studi Pembangunan. Ia kemudian memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada 1984 dan menjadi salah satu lulusan tercepat di angkatannya.

Pada tahun 1990 Muliaman melanjutkan studi program magister di John F Kennedy School of Government, Harvard University, USA dan memperoleh gelar Master of Public Administration pada tahun 1991.

Selanjutnya pada tahun 1996, Muliaman mendapatkan gelar Doctor of Philosophy dari Faculty of Bussines and Economics, Monash University, Australia.

Setelah menamatkan pendidikan S1, Muliaman mengawali kariernya dengan menjadi staf umum di Kantor Bank Indonesia Makassar pada 1986.

Bergelut di bidang perbankan, Muliaman mampu menapaki karier dengan mulus. Ia berhasil menduduki jabatan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia sejak 2006, bahkan hingga dinobatkan sebagai deputi termuda kala itu.

Selain perbankan, Muliaman juga menekuni bidang perencanaan strategis dan program transformasi organisasi. Ia pun terlibat aktif dan sempat menduduki posisi penting di sejumlah organisasi ekonomi yang diikuti. Muliaman tercacat sebagai Sekretaris Jenderal PP ISEI selama dua periode, yakni 2003 – 2006 dan 2006 – 2009.

Tak hanya itu, ia juga pernah didaulat sebagai Sekretaris Dewan Penasehat Indonesian Risk Proffesionals Association, serta  Ketua Komite Evaluasi Program Pendidikan dan Latihan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia.

Sebagai alumnus Universitas Indonesia, Muliaman tak lupa pula mengabdi pada almamaternya. Selain menjadi dosen Pascasarjana Universitas Indonesia, ia juga pernah dipercaya menjabat Ketua ILUNI FE periode 2007 – 2010.

Sementara itu sebagai dosen, Muliaman dikenal aktif menulis dan mempublikasikan karyanya dalam jurnal nasional maupun internasional.

Pada awal Juni 2016 lalu, Muliaman Hadad  mendapatkan penghargaan Global Good Governance (3G) untuk kategori Government & Politics – Civil Service Award dari Cambridge IF Analytica. Penghargaan itu diberikan karena Muliaman dinilai telah menjadi inspirasi dalam upaya menjunjung tinggi aspek profesionalisme dan mendorong penerapan tata kelola yang baik pada area pelayanan publik.

Muliaman menyampaikan, penghargaan tersebut tidak hanya pengakuan untuk kerja pribadinya, tetapi juga pengakuan atas komitmen kuat OJK dalam meningkatkan praktik good governance di Indonesia.

DarkLight