Mochamad Basoeki Hadimoeljono

Menteri PUPR
LahirSurakarta, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia, 5 November 1954
ProfesiMenteri PUPR
Karier
  • Menteri PUPR
Pendidikan
  • S-1 Teknik Geologi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
  • Magister (S2) Colorado State University, Amerika Serikat
  • Doktor (S3) Teknik Sipil, Colorado State University, Amerika Serikat

Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D. adalah menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada Kabinet Kerja 2014 – 2019. Basuki Hadimuljono didaulat sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam Kabinet Kerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Penetapan ini diumumkan oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu, 26 Oktober 2014.

Basuki Hadimuljono dipercaya memegang jabatan sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat setelah dirinya sukses menjalankan perannya sebagai Direktur Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum, sehingga Basuki dinilai cakap dan mumpuni mengisi posisi tersebut.

Keberhasilan Basuki sendiri memang sudah dipupuk sejak dini, mewarisi sikap disiplin dari Ayahnya yang berprofesi sebagai anggota TNI Angkatan Darat, Basuki Hadimuljono sukses menyelesaikan pendidikan nya ke jenjang S3.

Sebelum tamat SMP di Palembang, Basuki harus pindah ke Irian Jaya, dan melanjutkan pendidikannya di sana. Sebelum lulus SMA, Basuki pindah ke Surabaya dan bersekolah di SMA Negeri 5 Surabaya. Pada tahun 1979 Basuki menyelesaikan pendidikannya pada jenjang S1 dan memperoleh gelar Sarjana Teknik Geologi di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Ia kemudian melanjutkan pendidikannya dengan beasiswa dari Departemen Pekerjaan Umum ke jenjang S2 dan S3 pada jurusan Teknik Sipil di Colorado State University, USA dan mengambil bidang pengairan.

Basuki tercatat pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Wijaya karya (Persero) Tbk sejak 1 Mei 2012. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Umum selama periode 2005-2007. Pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, Basuki ditunjuk sebagai anggota tim penanggulangan lumpur lapindo.