Lei Jun

Founder dan CEO Xiaomi
Lahir: Xiantao, Hubei, Cina, 16 Desember 1969
Karir
  • Presiden dan CEO Kingsoft
  • Founder dan CEO Xiaomi
Pendidikan
  • Bachelor of Science Universitas Wuhan

Lei Jun (雷军) merupakan pendiri, chairman, dan CEO dari perusahaan ponsel pintar Xiaomi. Dia merupakan bekas Chairman dan CEO dari Perusahaan Publik Hong Kong, Kingsoft. Lei Jun mendirikan Xiaomi pada 6 April 2010.

Lei Jun sering disebut sebagai "Steve Job-nya China", namun Lei lebih merasan perusahaannya mirip Amazon. Kekayaan bersih yang dimilikinya diperkirakan mencapai 4 billion dollar per Maret 2014.

Di China sendiri, Lei Jun dikenal sebagai salah satu orang yang merubah wajah industri dan teknologi di China selain Jack Ma yang merupakan Fonder dari Alibaba.com. Dari situ kemudian Lei Jun dikenal sebagai 'Steve Jobs' dari China. Lei Jun dilahirkan pada tanggal 16 Desember 1969 di Xiantao, Hubei, China.

Sejak kecil ia merupakan seorang anak yang gemar teknologi hingga remaja. Setelah lulus dari sekolah Mianyang pada tahun 1987, Lei Jun Kemudian ingin melanjutkan studinya ke universitas. Ia kemudian mencoba mendaftar dan diterima di Wuhan University. Dari universitas itu pula ia kemudian berhasil menyelesaikan studinya dan meraih gelar Bachelor of Science dalam bidang Teknik.

Pada tanggal 20 Desember 2007, dengan alasan kesehatan, Lei jun kemudian mengundurkan diri sebagai Presiden dan CEO Kingsoft, kemudian pada tanggal 16 Desember 2008, Lei Jun  menjadi Ketua UCWeb dan pada tanggal 6 April 2010, Lei Jun mendirikan Xiaomi Tech bersama mantan eksekutif Google Lin Bin.

Dengan tujuan membuat smartphone berkualitas tinggi serta strategi penjualan handphone dibawah harga pasar pada umumnya yaitu setengah harga dari perangkat sejenis seperti samsung dan apple dan hanya mengandalkan penjual lewat online tanpa membuka toko retail, Xiaomi berhasil menggeser Blackberry dan Microsoft dan berhasil menempati posisi tiga besar sebagai perusahaan pembuat smartphone tersukses dibawah samsung dan apple.

Tahun ini, Xiaomi memimpin pada kuartal kedua peringkat smartphone dengan pangsa pasar 14 persen di China menurut perusahaan riset Canalys, diikuti oleh Samsung, Lenovo, dan Yulong, masing-masing dengan 12 persen.

Pada 2013, Xiaomi bernilai lebih dari US $ 10 miliar, setara dengan Lenovo, sebuah perusahaan teknologi dengan karyawan 10 kali lipat lebih banyak karyawan yang didirikan 26 tahun sebelumnya. Xiaomi sejauh berjuang untuk mencapai sukses besar di luar Cina. Pada Agustus 2013, Xiaomi mempekerjakan mantan eksekutif Google Hugo Barra, yang disebut oleh Lei Jun sebagai orang asing pertama di perusahaannya yang bertugas mengawasi ekspansi internasional perusahaan Xiaomi.

 

DarkLight