Hannah Al Rashid

LahirLondon, 25 Januari 1986
Profesi
Karier
  • Aktris Indonesia
Hannah Aidinal Al Rasyid atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Hannah Al Rashid merupakan seorang aktris, model, sekaligus pembawa acara Indonesia berkebangsaan Inggris.

Hannah merupakan seorang yang mahir dalam olahraga bela diri, perempuan ini sampai terpilih masuk tim nasional pencak silat Inggris. Tidak heran jika sejumlah kejuaraan di Asia dan Eropa pun diikuti olehnya dengan persiapan seperti arahan langsung dari sang ayah yang merupakan seorang pendekar Pencak Silat Bugis-Makassar Gerak Ilham.

Perempuan kelahiran London, 25 Januari 1986 ini pada awalnya datang ke Indonesia untuk melamar pekerjaan di UNDP (United Nations Development Programme), tetapi pekerjaan tersebut tak kunjung datang. Karier Hannah dimulai ketika dia ditawarkan untuk menjadi model video klip grup musik Yovie & Nuno yang berjudul Dia Milikku, Janji Suci dan Sejuta Cinta dari album The Special One pada tahun 2008.

Dua tahun kemudian tepatnya pada 2010, Hannah ditawarkan menjadi Guest VJ (juru video tamu) di MTV serta menjadi pemain di sinetron komedi “Awas ada Sule” sebagai Ibu Tiyo. Namanya mulai dikenal publik dan mulai ditawarkan banyak peran di film layar lebar.

Hannah pernah bermain di beberapa film layar lebar serie seperti “Comic 8: Casino Kings part 1” tahun 2015, “Comic 8: Casino Kings part 2” tahun 2016, “Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1” tahun 2016, “Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 2” tahun 2017, “Bulan Terbelah di Langit Amerika” tahun 2015, serta “Bulan Terbelah di Langit Amerika 2” tahun 2016.

Selain film layar lebar serie, Hannah juga pernah bermain di film seperti, “Modus Anomali” pada tahun 2012, Critical Eleven pada 2017, yang paling terbaru adalah film “Buffalo Boys dan “Aruna dan Lidahnya” yang rilis di tahun 2018.

Untuk karier di mancanegara dia bermain di seri televisi yang diproduksi oleh HBO Asia yang berjudul “Halfworlds” yang tayang perdana pada tanggal 19 November 2015. Pada 2018 dia kembali bermain di seri televisi berjudul “The Night Comes for Us” yang rilis pada 22 September 2018.

Untuk pendidikan perempuan berdarah campuran Makassar dan Perancis ini pernah menimba ilmu di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta dan di Universitas Muhammadiyah Malang bersama dua puluh temannya dari berbagai negara pada 2006.

Selain aktif di dunia keartisan, Hannah juga merupakan seorang aktivis. Sejak 2016 dia berpartisipasi dalam 16 Days of Activism Against Gender-Based Violence yang memiliki perhatian pada isu kekerasan terhadap perempuan. Pada tahun ini perempuan ini akan membuat video season dua yang isinya serupa dengan tahun 2017 yang membahas pengalaman pelecehan yang dialami masing-masing sewaktu di jalan.