Farhat Abbas

Pengacara Indonesia
LahirTembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Indonesia, 22 Juni 1976
ProfesiPengacara Indonesia
Karier
  • Pengacara Indonesia
Pendidikan
  • Universitas Pasundan

Farhat Abbas adalah seorang pengacara berkebangsaan Indonesia. Ayahnya merupakan seorang pakar hukum, Abbas Said. Farhat dikenal sebagai pengacara yang kerap menangani kasus yang dialami selebritis dan ucapan-ucapannya yang kontroversial di media sosial.

Pernikahannya dengan penyanyi Nia Daniaty, juga menjadikan warna tersendiri bagi kehidupannya. Selain pria yang pernah menjadi calon legislatif lewat Partai Karya Peduli Bangsa (PDKB) itu, terkenal dengan sikap kontroversialnya yang kerap menghadapi masalah dengan sejumlah perempuan.

Pada bulan Oktober 2013, Farhat mencalonkan diri sebagai calon bupati dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Kolaka, Sulawesi Tenggara, namun tidak menang. Farhat juga mengampanyekan dirinya menjadi calon presiden dengan slogan "AkuIndonesia". Namun, tidak ada partai yang meminangnya. Farhat juga tercatat sebagai calon anggota legislatif dalam Pemilu 2014 mewakili daerah pemilihan DKI Jakarta III, namun tidak terpilih.

Pada 9 Januari 2013, Farhat Abbas membuat kontroversi dengan komentarnya pada media sosial Twitter mengenai kasus plat mobil Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. Sejumlah pihak menyatakan komentar Farhat sebagai komentar rasis. Akibat hal ini, Farhat dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, Anton Medan dan pimpinan Komunitas Intelektual Muda Betawi, Ramdan Alamsyah. Sementara, Farhat Abbas menyatakan komentarnya tersebut bukanlah komentar rasis.

Selain kasusnya dengan Wakil Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, pada bulan November 2013, Farhat juga bermasalah dengan anak-anak Ahmad Dhani, Al dan El, karena kicauan Farhat di Twitter yang dianggap sebagai penghinaan pada Ahmad Dhani, ayah mereka