Budi Mulya

Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang Pengelolaan Moneter (2007)
LahirBogor, Jawa Barat, Indonesia, 29 Juli 1954
ProfesiDeputi Gubernur Bank Indonesia Bidang Pengelolaan Moneter (2007)
Karier
  • Direktur Direktorat Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (2003-2006)
  • Board Of Director Board of Director Indonesian Philippines Business Council (IPBC) (2005-2006)
  • Vice Chairman Indonesian Philippines Business Council (IPBC) (2006)
  • Direktur Direktorat Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat Bank Indonesia (2006-2007)
  • Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang Pengelolaan Moneter (2007)
Pendidikan
  • Sarjana Ekonomi Universitas Padjadjaran, Bandung (1978)
  • Master of Science in Economics (M.Sc) University of Illinois, Champaign, Illinois, USA (1985)
Budi Mulya adalah salah satu mantan petinggi Bank Indonesia. Pada 2007 ia menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang Pengelolaan Moneter, dan Direktur Direktorat Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat Bank Indonesia. 

Lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran (1978) dan Master of Science in Economics University of Illinois(1985), Amerika, tersebut sempat menduduki banyak jabatan penting di pemerintahan.

Pada tahun 2013 silam Budi Mulya menjadi terdakwa kasus korupsi dana talangan Bank Century setelah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pria kelahiran Bogor, 29 Juli 1954 tersebut diduga terlibat kasus korupsi Bank Century saat menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang Pengelolaan Moneter tahun 2007. 

Tak lama kemudian, ayah dari artis Nadya Mulya itu ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga berperan dalam pemberian Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek (FPJP) dan penetapan Bank Century. Hal tersebut terjadi setelah Bank Century dianggap sebagai bank gagal yang berdampak sistemik.