Andi Mappethang Fatwa

Ketua Badan Kehormatan DPD RI
Lahir: Bone, Sulawesi Selatan, Indonesia, 12 Februari 1939
Karir
  • Ketua Badan Kehormatan DPD RI
Pendidikan
  • KKO-AL
  • LPPM

Andi Mappethang Fatwa, atau yang dikenal dengan nama AM Fatwa, adalah seorang menteri yang menjabat sebagai Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Daerah ke-3 di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Andi Mappetahang Fatwa atau A.M. Fatwa lahir di Bone pada 12 Februari 1939. A.M. Fatwa merupakan seorang politisi dan negarawan yang memiliki pengalaman luas.


Setelah malang melintang dalam pergulatan keadilan, kemudian bergabung dengan partai politik, A.M. Fatwa kembali terpilih menjadi Senator Indonesia dari daerah pemilihan DKI Jakarta periode 2014 -2019 dengan perolehan suara sebesar 47.5601 suara.


Dia lahir di Bone, Sulawesi Selatan, 12 Februari 1939. Sejak 1 Oktober 2014 lalu, jabatannya sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berakhir. Fatwa dianggap sebagai sosok yang memiliki sikap kritis pada zaman Orde Lama dan Orde Baru. Hal tersebut didapat dari pengalaman pendidikan Latihan Militer di Sekolah Dasar Perwira Komando (Sedaspako) KKO-AL (Marinir), Surabaya, tahun 1966.


Fatwa pernah mendekam di penjara selama 18 tahun, namun dijalani efektif 9 tahun karena mendapat amnesti dari tuntutan seumur hidup karena kasus Lembaran Putih Peristiwa Tanjung Priok 12 September 1984. Kala itu dia melakukan khutbah politik yang sangat tajam ke arah Orde baru.


Memang, Fatwa memiliki keahlian dalam urusan berdiplomasi. Tak heran jika dia kerap dipercaya untuk memimpin delegasi ke sejumlah negara asing. Dia juga berperan dalam hubungan diplomatik Indonesia dengan China, merintis dibukanya kedutaan RI di Tripoli Libya, dan menjadi koordinator grup kerjasama bilateral parlemen Indonesia dan Portugal.


Berbagai penghargaan pun kerap diraihnya, seperti Museum Rekor Indonesia (MURI) memberinya penghargaan sebagai anggota parlemen paling produktif menulis buku, selain penghargaan atas pledoi terpanjang yang ditulisnya di penjara masa Orde Baru. Atas pemikiran dan pengabdiannya pada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan luar sekolah, A.M. Fatwa dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa oleh Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada 16 Juni 2009.

Pada 14 Desember 2017, AM Fatwa meninggal dunia pada usia 78 tahun. Fatwa meninggal dunia di rumah sakit MMC dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata.

DarkLight