Ananda Badudu

Jurnalis Tempo
Lahir: -
Karir
  • Musisi Banda Neira
  • Jurnalis Vice Indonesia
  • Jurnalis Tempo
Ananda Badudu adalah seorang jurnalis dan musisi. Ananda mulanya dikenal sebagai musisi. Dia bersama Rara Sekar mendirikan band folk bernama Banda Neira pada akhir tahun 2012 di Bandung. Ananda menjadi gitaris, pencipta lagu dan vokalis dari band ini. 

Banda Neira berhasil menelurkan menghasilkan dua album bertajuk Di Paruh Waktu (2013) dan Yang Patah Tumbuh, yang Hilang Berganti (2016). Namun sayang, pada tahun Desember 2016 band ini bubar. 

Selain aktif sebagai musisi, cucu dari tokoh Bahasa Indonesia J.S Badudu ini juga dikenal sebagai jurnalis. Dia pernah bekerja majalah Tempo dan VICE Indonesia.

Dalam demo mahasiswa di DPR ini pada tanggal 24 September 2019, ia turut menyatakan tuntutannya. Dia menilai beberapa RUU yang akan disahkan oleh DPR menciderai demokrasi. Ananda menggalang kampanye untuk mendukung aksi mahasiswa di gedung DPR. Donasi yang terkumpul dari kampanye yang diprakarsainya itu mencapai tiga kali lipat lebih besar dari jumlah dana yang ditargetkan. Pengumpulan donasi tersebut ia lakukan untuk menyuplai logistik, ambulans, alat kesehatan dan sound system mobile. Dana yang tersisa dari donasi tersebut rencananya digunakan untuk para korban yang kini dirawat di rumah sakit.

Pada tanggal 27 September 2019, Ananda dijemput polisi dari tempat tinggalnya di Gedung Sarana Jaya, Jalan Tebet Barat IV Raya, Jakarta Selatan. Ananda mengatakan penangkapan terjadi karena ia mentransfer sejumlah dana pada mahasiswa yang berdemonstrasi di depan gedung DPR untuk menolak sejumlah rancangan undang-undang. Setelah sempat ditahan akhirnya Ananda dibebaskan polisi dan tidak dijadikan tersangka.
Sentimen Terkini
History Sentimen
Positive
Neutral
Negative
November 2019
Data diambil dari 500 top media online dan 5 sentiment publik
40%
20%
40%
Oktober 2019
Data diambil dari 500 top media online dan 151 sentiment publik
51%
5%
44%
DarkLight