Achmad Zaky

LahirJawa Tengah, Indonesia, 24 Agustus 1986
Profesi
Karier
  • Pengusaha Indonesia
Achmad Zaky merupakan seorang pengusaha asal Indonesia. Dia adalah pendiri sekaligus CEO dari situs e-commerce Bukalapak.com. Perusahaan yang bergerak di bidang internet ini merupakan salah satu e-commerce Indonesia dengan berbasis marketplace C2C yang berfokus pada pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM).

Pria yang akrab dipanggil Zaky ini mulai mengenal dunia teknologi sejak sekolah dasar. Kemudian, ketika dia mengenyam pendidikan di SMA Negeri 1 Solo, dia mendapat kesempatan untuk mewakili sekolahnya di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang komputer dan menang hingga tingkat nasional. Pada 2004, Zaky melanjutkan studinya di jurusan Teknik Informatika, Institut Teknologi Bandung (ITB).

Selain kegiatan akademis, dia tercatat pernah mendirikan dan menjadi salah satu penggagas beberapa organisasi kemahasiswaan di ITB di antaranya cabang ShARE Global Student Think-Tank di ITB. Pria yang pernah meraih beasiswa studi ke Oregon State University dari pemerintah Amerika Serikat selama 2 bulan pada 2008 ini mengawali kariernya di dunia teknologi dan entrepreneurship sewaktu di ITB. Dia mendapatkan tawaran mengerjakan software quick count pemilu dengan nilai 1,5 juta untuk salah satu stasiun televisi nasional. Kemudian, setelah lulus dari ITB, dia pernah mendirikan perusahaan jasa konsultasi teknologi bernama Suitmedia.

Bermodal pengalaman membangun sistem IT di banyak perusahaan besar, dari hal tersebut Bukalapak.com mulai dirintis pada 2010. Dia bermimpi untuk mengubah hidup banyak orang dengan memajukan UMKM lewat internet. Klien pertama yang dia dapat justru dari pedagang kecil yang ditanya mengapa mereka mau bergabung dengan alasan karena barang mereka di toko tidak laku.

Dengan alasan itu, mereka meminta bantuan untuk menjualnya di Bukalapak. Sejak itu, Zaky pun memfokuskan diri mengajak para pelaku UMKM yang belum begitu berkembang. Pada 2011, sudah ada sekitar 10.000 pedagang yang bergabung di Bukalapak.

Zaky menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya pada 21 Juli 2016 yang diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Jambi. Tanda Kehormatan ini merupakan penghargaan negara karena dia dianggap telah berperan secara aktif memajukan perekonomian pelaku UKM melalui online marketplace dengan memanfaatkan teknologi internet untuk memperluas pangsa pasar UKM serta memanfaatkan platform Bukalapak yang berdampak tinggi terhadap masyarakat (high impact).

Dalam kehidupan pribadinya, pada 2010, Achmad Zaky mengakhiri masa lajangnya dengan menikahi Diajeng Lestari. Dari pernikahannya, mereka dikarunia seorang anak bernama Laiqa Anzani pada 2011.

Namun, pada Februari 2019, pendiri dan CEO Bukalapak ini mendapat kritik dari warganet terkait dengan cuitannya soal dana riset industri 4.0.