Menuju konten utama

Luhut: Microsoft Minat Investasi Rp14 T ke RI Bangun Data Center

Microsoft direncanakan membangun database dan data center di Indonesia.

Luhut: Microsoft Minat Investasi Rp14 T ke RI Bangun Data Center
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bersiap mengikuti foto bersama seusai pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju di Beranda Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc.

tirto.id - Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim Microsoft, perusahaan software asal Amerika Serikat, tertarik untuk berinvestasi di Indonesia.

Tak tanggung-tanggung, besaran investasi yang akan ditanamkan mencapai 1 miliar dolar AS atau setara Rp 14 triliun (kurs Rp14.000/dolar AS).

"Microsoft mau investasi 1 miliar dolar AS untuk database. Mau bikin data center. Mereka mau buat di Indonesia," kata dia di Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Jakarta Pusat, Jumat (17/1/2020).

Perumusan mengenai adanya investasi dari perusahaan besar tersebut tengah diproses oleh Badan Pembangunan Nasional (Bappenas). Meski sudah ada nilai, Luhut belum merinci kapan investasi tersebut akan masuk ke Indonesia.

"Dia [Microsoft] bilang segera katanya segera," ujar dia.

Terlebih dengan adanya paket kebijakan ekonomi yang akan diimplementasikan melalui perundang-undangan terkait Omnibus Law, diharapkan akan semakin banyak investasi asing yang akan masuk ke Indonesia.

Rinciannya, jika rancangan paket ekonomi tersbeut sukses, maka pertumbuhan ekonomi RI bisa meningkat sampai 5,6 persen sampai empat tahun ke depan.

"Saya yakin dengan kontribusi semua ini, hilirisasi, efisiensi omnibus tenaga kerja segala macam itu saya kira kita dapat tumbuh 5,6 persen hingga tahun 2024. Bisa saja angka itu lebih besar tetapi susah diprediksi," kata dia.

Sebelumnya, perusahaan raksasa teknologi, Google Cloud juga mengklaim bakal membangun data center pertama di Indonesia pada awal 2020.

Indonesia dipilih sebagai wilayah ke-21 untuk investasi data center ini yang akan menjadi komputasi awan (cloud) guna melayani wilayah di regional Asia Tenggara.

Baca juga artikel terkait INVESTASI atau tulisan lainnya dari Selfie Miftahul Jannah

tirto.id - Bisnis
Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Zakki Amali