Menuju konten utama

Luhut Dukung Gibran-Kaesang Maju Wali Kota Solo 2020-2025

Luhut mendukung Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep ikut pemilihan wali kota Solo periode 2020-2025.

Luhut Dukung Gibran-Kaesang Maju Wali Kota Solo 2020-2025
Putra pertama dan putra bungsu Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming (kiri) dan Kaesang Pangarep (kanan) menunjukan produk kuliner varian terbaru mereka di Makobar, Cikini, Jakarta, Minggu (11/3). ANTARA FOTO/Galih Pradipta

tirto.id - Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep masuk dalam bursa calon wali kota Solo periode 2020-2025. Dua anak Presiden Joko Widodo pun juga sudah mulai dilirik partai poltiik seperti Nasdem.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan pun mendukung bila rencana itu benar direalisasikan. Menurut Luhut, majunya Gibran dan Kaesang dalam Pilwakot Solo dapat menjadi pembelajaran, asalkan tidak semata-mata hanya untuk mencapai kedudukan tinggi.

“Saya pikir kalau dia mau maju dan rakyat mau dukung ya bagus juga. Tapi enggak bisa terus tiba-tiba jadi presiden. Kalau itu jadi suatu pembelajaran baik buat kita. Jangan karena terus pengin naik ke atas,” ucap Luhut kepada wartawan dalam acara “Afternoon Tea With Menko Luhut” di Kemenko Kemaritiman pada Senin (5/8/2019).

“Kalau dia mau jadi walikota akan sangat baik. Itu pendapat saya pribadi,” tambah Luhut.

Luhut mengatakan sejauh yang ia tahu, Presiden Jokowi memang memberi kebebasan pada keduanya untuk maju atau tidak sebagai wali kota. Ia mengatakan tidak ada halangan atau larangan untuk mengikuti jejak sang ayah.

“Pak Jokowi dan anak-anaknya sangat baik. Dia bebaskan jadi apa saja. Kaesang itu mau jadi wali kota dijawabnya terserah saja kalau mau maju,” ucap Luhut.

Sebelumnya, peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz meminta Jokowi melarang anaknya maju ke kancah politik karena dikhawatirkan akan ada anggapan Jokowi tengah membangun dinasti.

"Ketika justru anaknya terlibat di dalam politik praktis, mencalonkan diri menjadi calon kepala daerah pada saat Jokowi sedang berkuasa maka kemudian dianggap akan muncul tudingan Jokowi sedang membangun politik dinasti," kata Donal di kawasan Cikini, Jakarta Pusat pada Selasa (30/7/2019).

Baca juga artikel terkait PILKADA SERENTAK 2020 atau tulisan lainnya dari Vincent Fabian Thomas

tirto.id - Politik
Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Alexander Haryanto