Menuju konten utama

Luas Panen Padi RI Diperkirakan Meningkat Capai 10,61 Juta Ha

Penyumbang utama peningkatan luas panen pada 2022 ini secara tahunan diperkirakan berasal dari Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Barat.

Luas Panen Padi RI Diperkirakan Meningkat Capai 10,61 Juta Ha
Operator mengoperasikan mesin pemotong saat memanen padi di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (22/3/2022). ANTARA FOTO/Arnas Padda/tom.

tirto.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat luas panen padi nasional mencapai 10,61 juta hektare atau meningkat 0,19 juta hektare (ha) dibandingkan 2021 yang tercatat 10,41 juta hektare. Data tersebut berdasarkan angka sementara 2022, hasil survei Kerangka Sampel Area (KSA).

"Penyumbang utama peningkatan luas panen pada 2022 ini secara year on year (yoy) diperkirakan adalah berasal dari Provinsi Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Barat," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Setianto dalam rilis BPS, di Kantornya, Jakarta, Senin (17/10/2022).

Luas panen padi di Jawa Barat mengalami peningkatan sebesar 81,19 ribu hektare atau meningkat 5,06 persen. Kemudian, luas panen di Sulawesi Selatan meningkat 56,95 ribu ha atau 5,78 persen, serta di Kalimantan Barat meningkat 48,95 ribu ha atau 21,93 persen dibandingkan 2021.

Dia menuturkan salah satu pendorong peningkatan luas panen adalah kembali terairinya sejumlah lahan sawah, yang sebelumnya tidak terairi, karena sumber air atau waduk rusak akibat bencana banjir.

Setianto memperkirakan potensi luas panen padi sepanjang tiga bulan ke depan sampai Desember 2022 diperkirakan mencapai 1,91 juta hektare, atau meningkat 0,27 juta hektare, atau 16,45 persen dibandingkan dengan realisasi luas panen pada periode yang sama di 2021 yang seluas 1,64 juta hektare.

"Jadi potensi tiga bulan ke depan memang perlu dijaga agar tidak terjadi penurunan signifikan dikarenakan kondisi iklim selama periode Oktober-Desember," ujarnya.

Jika melihat luas panen padi menurut pulau, kontribusi terbesar yakni Pulau Jawa sebesar 52,28 persen dan provinsi penyumbang tertinggi yaitu Jawa Timur.

Untuk diketahui, penghitungan luas panen dengan metode KSA itu menggunakan informasi Luas Baku Sawah (LBS) atau LBS yang telah diverifikasi. LBS tersebut menggunakan kondisi pada 2019, yang merupakan data terakhir, di mana LBS tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang tentang Penetapan Luas LBS Nasional tahun 2019 seluas 7,46 juta ha.

Baca juga artikel terkait PANEN PADI atau tulisan lainnya dari Dwi Aditya Putra

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Intan Umbari Prihatin