Menuju konten utama

LPEI Suntikan Rp775,6 Miliar untuk Ekspor Kereta INKA ke Bangladesh

Dana yang dikucurkan dalam rangka mendukung program ekspor nasional tersebut mencapai Rp775,6 miliar.

LPEI Suntikan Rp775,6 Miliar untuk Ekspor Kereta INKA ke Bangladesh
Suasana proses pemuatan gerbong kereta tipe 'Broad Gauge' kedalam lumbung kapal untuk dikirim ke Bangladesh, di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (20/1/2019). ANTARA FOTO/Zabur Karuru

tirto.id - Lembaga Pemerintah Ekspor Indonesia/Indonesia Eximbank (LPEI) memberikan pembiayaan modal kerja kepada PT INKA (Persero) untuk melakukan ekspor kereta penumpang yang dipesan oleh Bangladesh Railway.

Direktur Eksekutif LPEI Sinthya Roesly menyampaikan, dana yang dikucurkan dalam rangka mendukung program ekspor nasional tersebut mencapai Rp775,6 miliar.

Pembiayaan tersebut juga dimandatkan melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No.513/KMK.08/2018 atau perubahan atas KMK No.374/KMK.08/2017.

"LPEI ditugaskan kembali oleh Pemerintah untuk memberikan fasilitas Pembiayaan Ekspor kepada Badan Usaha yang memiliki kemampuan dan kapasitas memproduksi kereta penumpang dan gerbong barang kereta api," ujarnya.

Pembiayaan Ekspor ini, lanjut Sinthya, termasuk dalam bentuk Buyer’s Credit, Penjaminan dan/atau Asuransi. Dana tersebut bakal dipakai untuk membiayai pengiriman serta asuransi 50 BG (Broad Gauge) Kereta Penumpang dan 200 MG (Meter Gauge) Kereta Penumpang.

Pengiriman tahap pertama sebanyak 15 kereta penumpang tipe BG ke Bangladesh. Selanjutnya, imbuh Shintya, "akan dilakukan pengiriman atau shipment secara bertahap sehingga terpenuhinya pesanan Bangladesh Railways pada tahun 2020."

Sebelumnya, di tahun 2016 LPEI juga pernah memberikan pembiayaan dengan skema NIA kepada PT INKA (Persero) untuk melakukan produksi 150 kereta dengan nilai kontrak 72,39 Juta dolar AS.

Baca juga artikel terkait EKSPOR atau tulisan lainnya dari Hendra Friana

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Alexander Haryanto