Menuju konten utama

Lokasi Jambret Kalung Disebut Sepi dan Keamanannya Tak Optimal

Lokasi penjambretan dijaga dua hansip namun belum opimal. 

Lokasi Jambret Kalung Disebut Sepi dan Keamanannya Tak Optimal
Ilustrasi Pencopetan.FOTO/istockphoto

tirto.id - Ketua RT 03/07, Tanjung Duren Utara, Grogol, Jakarta Barat Marwan mengatakan memang di Gang Dukuh II yang menjadi lokasi penjambretan keamananya belum optimal.

"Keamanan sudah cukup. Cuman kinerja keamanan kadang-kadang pinter-pinter. Mereka tahu-tahu hilang, dicariin nggak tahunya pulang," ujarnya di Gang Dukuh II, Jumat (5/7/2019).

Wilayah Gang Dukuh II menjadi viral, lantaran seorang nenek bernama Tjhay Moij (54) menjadi korban penjambretan sewaktu dirinya sedang menggendong cucunya pada Rabu (3/5/2019) pagi hari.

Dari pantauan Tirto, Gang Dukuh II hanya memanjang sekitar 100 meter lebih. Gang itu hanya memiliki satu pintu masuk dan satu pintu keluar depan belakang, yang bisa langsung terhubung ke jalan lainnya. Lebar jalannya pun hanya cukup untuk dua sepeda motor.

Gang tersebut, menurut penuturan Marwan dijaga oleh dua hansip yang saling bergantian berjaga.

"Hansip ada, satu wilayah dukuh dua hansip. Mereka kerja dari malam sampai delapan pagi, nanti lanjut gantian sampai delapan malam," ujarnya.

Marwan juga mengatakan memang wilayahnya itu tergolong sepi. Apalagi di waktu pagi, sebab para penghuni didominasi oleh para pekerja, sehingga ramainya kalau sedang ada kegiatan saja.

Atas kejadian yang menimpah Tjhay Moij kemarin, ia mengatakan sudah mengevaluasi para petugas keamanan setempat.

"Makanya semalam langsung di-briefing sama Kanit. Baru semalam ada perubahan, setelah di-briefing. Baru lihat sekarang mereka keliling nih," tutupnya.

Baca juga artikel terkait KASUS PENJAMBRETAN atau tulisan lainnya dari Adi Briantika

tirto.id - Hukum
Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Irwan Syambudi