Lirik Jangan Lelah Bekerja di Ladang Tuhan: Lagu Sekolah Minggu

Kontributor: Ega Krisnawati - 21 Jun 2022 14:10 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Lirik Jangan Lelah lagu sekolah Minggu dan artinya menurut Alkitab.
tirto.id - Jangan Lelah merupakan salah satu lagu rohani Kristen yang sering dinyanyikan di Sekolah Minggu atau ibadah anak.

Lagu ini terinspirasi dari beberapa ayat Alkitab, salah satunya Kolose ayat 3 pasal 23 yang berbunyi “Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia”.

Dalam ayat tersebut dijelaskan, bahwa setiap hal yang dilakukan oleh umat manusia sebaiknya dilakukan dengan segenap hati atau dengan tulus hati. Semua pengorbanan yang dilakukan dengan segenap hati itu, sebaiknya dilakukan seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.

Dengan demikian, berarti pekerjaan yang dilakukan harus sempurna dan tanpa mengenal lelah. Pasalnya, buah dari pekerjaan itu nantinya akan dijadikan sebagai persembahan untuk Tuhan.

Lagu Jangan Lelah dipopulerkan oleh Franky Sihombing dalam albumnya yang bertajuk 'Rayakan, Vol. 3'. Franky Sihombing memulai kariernya pada tahun 1989 bersama grup bernama "Ezra" yang akhirnya diubah menjadi "Voice of Galilea" (VOG).

VOG adalah sebuah grup musik gospel kerohanian yang banyak mempopulerkan lagu-lagu rohani di tanah air. Lagu Jangan Lelah Bekerja di Ladang Tuhan pertama kali dipopulerkan oleh Franky Sihombing pada tahun 2020. Berikut lirik lagu Jangan Lelah oleh Franky Sihombing.

Lirik lagu Jangan Lelah oleh Franky Sihombing


Jangan lelah
Bekerja di ladang-Nya Tuhan
Roh Kudus yang b'ri kekuatan
Yang mengajar dan menopang


Tiada lelah
Bekerja bersama-Mu Tuhan
Yang selalu mencukupkan
Akan segalanya


Ratakan tanah bergelombang
Timbunlah tanah yang berlubang
Menjadi siap dibangun
Di atas dasar iman


Ratakan tanah bergelombang
Timbunlah tanah yang berlubang
Menjadi siap dibangun
Di atas dasar iman


Jangan lelah
Bekerja di ladang-Nya Tuhan
Roh Kudus yang b'ri kekuatan
Yang mengajar dan menopang


Tiada lelah
Bekerja bersama-Mu Tuhan
Yang selalu mencukupkan
Akan segalanya


Ratakan tanah bergelombang
Timbunlah tanah yang berlubang
Menjadi siap dibangun
Di atas dasar iman


Ratakan tanah bergelombang
Timbunlah tanah yang berlubang
Menjadi siap dibangun
Di atas dasar iman


Ratakan tanah bergelombang
Timbunlah tanah yang berlubang
Menjadi siap dibangun
Di atas dasar iman


Ratakan tanah bergelombang
Timbunlah tanah yang berlubang
Menjadi siap dibangun
Di atas dasar iman


Ratakan tanah bergelombang
Timbunlah tanah yang berlubang
Menjadi siap dibangun
Di atas dasar iman


Ratakan tanah bergelombang
Timbunlah tanah yang berlubang
Menjadi siap dibangun
Di atas dasar iman


Menjadi siap dibangun
Menjadi siap dibangun
Menjadi siap dibangun
Di atas dasar iman

Makna Lirik Lagu Jangan Lelah Menurut Alkitab


Melalui lagu Jangan Lelah, umat manusia ingin diingatkan bahwa ia tidak bekerja sendirian, karena Tuhan akan selalu ada untuk diandalkan.

Lagu ini juga ingin mengajak umat manusia yang sedang lelah dalam menjalankan kehidupan, mulai dari rutinitas yang membosankan, pekerjaan yang dilakukan sendirian, maupun pelayanan di gereja.

Banyak tantangan yang harus dihadapi, tapi tidak seharusnya umat Kristen mudah menyerah dan lengah dengan tugas dan panggilan yang telah Tuhan berikan.

Bila mengandalkan Tuhan, maka Ia akan mencurahkan rahmat-Nya agar umat manusia kembali bersemangat untuk menyelesaikan apa yang sudah dimulai.

Melibatkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan merupan kunci yang paling tepat agar buah dari apa yang dikerjakan bisa sesuai dengan kehendak-Nya.

Lagu Jangan Lelah juga ingin mengingatkan umat manusia bahwa Tuhan memanggil setiap orang yang percaya untuk bekerja di ladang-Nya.

'Ladang' yang dimaksud adalah dunia ini yang Ia percayakan untuk dirawat oleh umat manusia. Dalam merawat ladang Tuhan, umat manusia harus memiliki semangat yang membara.

Hal tersebut seperti yang dituliskan dalam kitab Roma ayat 12 pasal 11, "Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan."


Baca juga artikel terkait HIBURAN atau tulisan menarik lainnya Ega Krisnawati


Kontributor: Ega Krisnawati
Penulis: Ega Krisnawati
Editor: Dipna Videlia Putsanra

DarkLight