Libur Natal dan Tahun Baru 2019, Ada 108.780 Kursi Pesawat Tambahan

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 20 Desember 2018
Pada musim libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, akan ada 642 penerbangan tambahan untuk tujuan domestik dan internasional yang setara dengan 108.780 kursi penumpang.
tirto.id - Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Polana Banguningsih Pramesti memperkirakan ada pertumbuhan jumlah penumpang pesawat yang signifikan selama musim libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Untuk penerbangan domestik, kata dia, diperkirakan akan terjadi pertumbuhan jumlah penumpang sekitar 9,12 persen dibanding tahun lalu. Sementara pada penerbangan internasional, jumlah penumpang diperkirakan melonjak 6,45 persen.

“Rata-rata pertumbuhan penumpang [pesawat] diprediksi sekitar 8,76 persen,” kata Polana di Jakarta pada Kamis (20/12/2018).

Menurut Polana, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Ditjen Perhubungan Udara telah memberikan izin untuk 513 penerbangan tambahan yang setara dengan 72.971 kursi pesawat.

Sementara pada penerbangan internasional, jumlah penerbangan tambahan adalah sebanyak 129 atau setara dengan 35.809 kursi pesawat.

Penerbangan tambahan itu akan dilayani oleh 13 maskapai penerbangan dengan total 554 armada pesawat. Maskapai penerbangan Garuda Airlines dan Lion Air pun masih tercatat sebagai pemegang kue terbanyak dengan masing-masing 137 dan 116 armada.

“Jadi grand total extra flight yang diberikan untuk domestik dan internasional adalah 642 FA [flight approval] dengan total 108.780 kursi [pesawat] tambahan,” ucap Polana.

Selain itu, Polana mengimbau bagi para penyedia jasa penerbangan mengutamakan keselamatan penumpang. Dia berharap kehadiran 642 penerbangan tambahan tersebut diiringi dengan langkah maskapai memberikan kualitas pelayanan yang baik terhadap penumpang.


Baca juga artikel terkait LIBUR NATAL DAN TAHUN BARU atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Addi M Idhom