Lelang 4 WK Konvensional Tahap III, ESDM Jemput Bola ke Investor

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 26 Juli 2019
Dibaca Normal 1 menit
Sebanyak 4 wilayah kerja migas dihargai dengan minimum bonus tanda tangan atau signature bonus senilai 2,5 juta dolar AS.
tirto.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka lelang Wilayah Kerja (WK) Migas Konvensional Tahap III Tahun 2019. Pada lelang yang dibuka kali ini, terdapat 4 WK yang ditawarkan.

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar menyatakan, pembukaan lelang ini dilakukan saat lelang Tahap II belum selesai. Namun, ia memastikan lelang Tahap II akan segera ditutup dalam waktu dekat.

"Ini ronde ketiga. Ronde kedua belum selesai seperti yang disampaikan akan ditutup 5 Agustus 2019," ucap Arcandra dalam konferensi pers di Kementerian ESDM, Jumat (26/7/2019).


Menurut dia, 4 WK dihargai dengan minimum bonus tanda tangan atau signature bonus senilai 2,5 juta dolar AS dan menggunakan skema bagi hasil gross split. Detail 4 WK yang ditawarkan adalah sebagai berikut:

1. Wilayah Kerja East Gebang, terletak di offshore Sumatera Utara, dengan luas wilayah 4.213,93 km persegi. Minimum Komitmen Pasti Eksplorasi 3 Tahun pertama yaitu: G&G Study dan Akuisisi & prosesing seismik 3D 400 Km persegi. WK ini memiliki kapasitas 1,3 billion cubic feet (BCF) of gas.

2. Wilayah Kerja West Tanjung I, terletak di onshore Kalimantan Tengah, dengan luas wilayah 5.459,15 km persegi. Minimum Komitmen Pasti Eksplorasi 3 Tahun pertama yaitu: G&G Study dan Akuisisi & prosesing seismik 2D 600 Km. Potensi WK ini memiliki potensi 150 million barel of oil (MMBO).

3. Wilayah Kerja Belayan I, terletak di onshore Kalimantan Timur, dengan luas wilayah 5.276,28 km persegi. Minimum Komitmen Pasti Eksplorasi 3 Tahun pertama yaitu: G&G Study dan Akuisisi & prosesing seismik 3D 400 km persegi. Potensi WK ini ditestimasiw memiliki sumber daya sekitar 2,591 MMBO.


4. Wilayah Kerja Cendrawasah VIII, terletak di offshore Papua, dengan luas wilayah 5.612,42 km persegi. Minimum Komitmen Pasti Eksplorasi 3 Tahun pertama yaitu: G&G Study dan Akuisisi & prosesing seismik 2D 2.000 km. Untuk WK ini, Acandra mengatakan terdapat estimasi sumber daya 3,841 BCF dan 1,023 MMBO.

Untuk menarik minat investor dan menjamin WK yang dilelang diminati, Arcandra mengaku sudah menyiapkan strategi. Kementerian ESDM, kata dia, akan melakukan mendatangi sejumlah calon investor.

"Iya itu biar diminati. Inisiatif pemerintah agar investasi baru muncul lebih cepat. Jadi inilah blok-bloknya karena kita bersaing dengan negara lain. Ya kan. Bagaimana menarik investasi. Kalau bersaing kita harus proaktif," kata dia.


Baca juga artikel terkait ESDM atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Zakki Amali
DarkLight