Lawan Corona: Melania Trump akan Bintangi Iklan Kesadaran COVID-19

Oleh: Dewi Adhitya S. Koesno - 19 Maret 2020
Dibaca Normal 1 menit
Demi melawan dan memerangi coronavirus atau COVID-19, Melania Trump akan membintangi iklan kesadaran masyarakat terhadap COVID-19.
tirto.id - Demi melawan penyebaran virus corona yang semakin meluas, mantan model fesyen sekaligus Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump akan membintangi iklan televisi dalam bentuk kampanye ajakan kepada warga Amerika untuk mencuci tangan dan menjaga jarak fisik satu sama lain.

Seperti dilansir Antara yang mengutip Reuters, Kamis (19/3/2020), pihak Gedung Putih menyatakan, iklan yang dibuat dimaksudkan untuk membangun kesadaran warga AS terhadap virus corona, dan iklan tersebut diproduksi lewat jaringan siaran utama AS.

"Mengomunikasikan cara-cara paling penting bagi warga Amerika untuk dapat melindungi diri mereka dan orang-orang yang rentan," kata pihak Gedung Putih dalam satu pernyataan, Rabu (18/3/2020) kemarin.

Pihak Gedung Putih menambahkan, jam siaran untuk iklan kampanye kesadaran memerangi virus corona itu akan disediakan oleh sejumlah jaringan media.

Jaringan televisi yang terlibat di antaranya ABC, CBS, NBC dan beberapa lainnya yang akan menyiarkan iklan layanan publik itu. Iklan ini juga akan mengikutkan beberapa pejabat lain dalam pemerintahan Trump saat ini.

Selama ini, Melania Trump dikenal sebagai sosok yang lebih sering menghindari arena publik dibandingkan dengan para ibu negara AS sebelumnya.

Inisiatif khas yang sudah dibuat Melania sejauh ini adalah suatu kampanye yang disebut "Be Best", yang berfokus pada keselamatan dan kesejahteraan anak-anak.

Semua iklan kampanye melawan corona itu akan mengarahkan penonton kepada situs web, coronavirus.gov, yang berisi informasi terbaru tentang wabah corona.

Sementara itu, stasiun televisi anak Nickleodon akan membuat iklan kampanye terpisah untuk anak-anak.

Iklan pengumuman tentang corona itu dibuat saat jumlah korban tewas akibat COVID-19 di AS naik menjadi sedikitnya 146, dengan jumlah kasus infeksi mendekati 8.000.

Jutaan orang Amerika tinggal di rumah alih-alih pergi bekerja atau sekolah, dan Presiden Donald Trump mengatakan kapal-kapal rumah sakit akan dikerahkan untuk mengantisipasi kekurangan jumlah tempat tidur di rumah sakit.

Data dari Johns Hopkins CSSE per Kamis (19/3/2020) pagi ini melaporkan, sebanyak 218.177 orang dari 157 negara positif virus corona, 8.805 orang dinyatakan meninggal dunia dan 84.112 kasus berhasil sembuh.

Amerika mengonfimasi sebanyak 9.345 warganya positif corona, sementara jumlah yang meninggal dengan rincian 68 orang di Washington, 20 di New York, 16 di California, Florida 8, Louisiana 7, New Jersey 5, Georgia 4, serta Oregon dan Texas masing-masing 3 orang.

Kemudian di Colorado, Indiana, dan Virginia jumlah yang meninggal masing-masing 2 orang, serta 1 orang di Connecticut, Illinois, Kansas, Kentucky, Michigan, Missouri, Nevada, Pennsylvania, South Carolina, dan South Dakota.



Baca juga artikel terkait KASUS CORONA DI AMERIKA SERIKAT atau tulisan menarik lainnya Dewi Adhitya S. Koesno
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Dewi Adhitya S. Koesno
Editor: Agung DH
DarkLight