Kubu Prabowo-Sandiaga Rapat Tim Pemenangan Tentukan Nama Jubir

Oleh: M. Ahsan Ridhoi - 24 Agustus 2018
Dibaca Normal 1 menit
Sekjen Gerindra memberikan kisi-kisi dalam pembahasan tim pemenangan Prabowo-Sandiaga, yakni akan menentukan nama juru bicara dan mematangkan struktur.
tirto.id - Para sekjen partai pengusung kubu Prabowo-Sandiaga menggelar rapat tim pemenangan pada Kamis, 23 Agustus malam. Hal ini disampaikan Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani.

"[Kamis] Malam ini bahas pertemuan, tentang beberapa hal terkait dengan persoalan yang mengemuka. Malam ini bahas tentang kecepatan pers dalam memerlukan respon dari kami," kata Muzani, di DPP PAN, Senopati, Kamis (23/8/2018).

Namun, Muzani merahasisakan lokasi rapat para sekjen tersebut karena kesepakatan parpol-parpol koalisi diselenggarakan secara tertutup. "Tunggu besok [Jumat, 24 Agustus] aja hasilnya ya, jangan diikutin," kata Muzani.

Muzani hanya memberikan kisi-kisi dalam pembahasan malam ini akan menentukan nama juru bicara dan mematangkan struktur. "Kami ada sembilan direktorat," kata Muzani.

Sampai saat ini, kubu Prabowo-Sandiaga belum pernah terlihat menyelenggarakan rapat tim pemenangan bersama seluruh parpol koalisi, melainkan hanya internal Gerindra saja."Kalian saja yang enggak diberitahu," kata Muzani.

Hal ini berbeda dengan kubu koalisi Jokowi-Maruf yang selalu menggelar rapat rutin dan telah merampungkan struktur tim pemenangan.

Calon wakil presiden Sandiaga Uno sebelumnya mengatakan koalisi pengusung Prabowo-Sandiaga masih membahas sosok yang akan bergabung dalam tim pemenangan. Menurut dia pembentukan tim tidak perlu tergesa-gesa untuk menghindari konflik kepentingan dalam partai koalisi.

“Karena kita tidak ingin ada konflik kepentingan, tidak ada beban yang bisa mengakibatkan mereka sulit. Karena posisi mereka (sebagai anggota tim) berada di tempat yang mungkin menimbulkan pertentangan,” ujar Sandiaga di Jakarta Selatan, pada 22 Agustus lalu.

Ia berencana tim pemenangan itu ada perwakilan yang merepresentasikan kalangan perempuan, anak muda, penyandang disabilitas, serta agama. Selain itu, dalam menentukan tim pemenangan pihak juga memfokuskan menyerap aspirasi masyarakat. Sehingga keputusan tidak bisa dilakukan secara terburu-buru.

"Kami tidak ingin tergesa-gesa dan tidak ingin ditekan oleh batas waktu, kami masih punya waktu untuk menyusun tim,” kata Sandiaga seraya menjelaskan pihaknya perlu waktu dua sampai tiga pekan untuk menentukan anggota tim pemenangan.


Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya M. Ahsan Ridhoi
(tirto.id - Politik)

Reporter: M. Ahsan Ridhoi
Penulis: M. Ahsan Ridhoi
Editor: Yuliana Ratnasari
DarkLight