Kualifikasi Piala Dunia Zona CONMEBOL: Brazil 0-0 Bolivia

Oleh: Herdanang Ahmad Fauzan - 6 Oktober 2017
Baik Brasil maupun Bolivia tampil menyerang dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 yang digelar Jumat pagi tadi. Namun tak ada gol yang dihasilkan.
tirto.id - Pertandingan lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018 antara Brasil vs Bolivia, Jumat (6/10/2017) pagi waktu Indonesia berakhir 0-0. Kedua tim terutama Brasil tampil menyerang, namun tak satupun gol tercipta.

Semenit laga berjalan, Brasil membuka ancaman lewat tendangan jarak jauh Neymar, namun bola terlampau tinggi dan tak membuahkan hasil.

Bolivia lantas membalas pada menit 16. Kali ini tendangan jarak jauh Pedro Azogue hanya melebar di kanan gawang kiper Alisson.

Neymar kembali membalas untuk Brasil delapan menit berselang. Memanfaatkan umpan cantik Gabriel Jesus, pemain termahal dunia itu melepaskan tendangan keras ke sudut kiri gawang, namun masih dapat diagalkan penjaga gawang Lampe.

Menit ke-38, Lampe kembali menjadi penyelamat Bolivia. Aksi berjibakunya sukses menggagalkan tendangan jarak dekat Gabriel Jesus.
Di ujung babak pertama, Lampe menutup penyelamatan gemilang dengan menggagalkan tendangan jarak jauh lawan. Skor pun tetap 0-0.

Pada babak kedua, Brasil yang kian agresif mengancam lewat aksi Neymar lagi, tepatnya di menit ke-54. Bebas dari jebakan offside, pemain nomor punggung 10 itu melepaskan tendangan dari ruang sempit di sektor kanan pertahanan lawan, namun bola hanya melebar.

Dominasi Brasil berlanjut di pertengahan babak kedua. Mereka hampir memecah kebuntuan berkat sundulan Gabriel Jesus. Usai menerima umpan Neymar, punggawa Manchester City itu mengarahkan bola ke sudut atas tengah, namun masih dapat digagalkan Lampe.

Tekanan Brasil terus berlanjut hingga penghujung laga, namun tak satupun gol tercipta. Skor 0-0 bertahan hingga wasit menyudahi laga.

Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2018 atau tulisan menarik lainnya Herdanang Ahmad Fauzan
(tirto.id - Olahraga)

Reporter: Herdanang Ahmad Fauzan
Penulis: Herdanang Ahmad Fauzan
Editor: Yuliana Ratnasari