Kriteria Ketua Umum PSSI versi Menpora Imam Nahrawi

Oleh: Alfian Putra Abdi - 29 Januari 2019
Menpora Imam Nahrawi menyatakan salah satu kriteria yang harus dimiliki Ketua Umum PSSI adalah memiliki komitmen kuat untuk mengakhiri puasa gelar Timnas senior.
tirto.id - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mengajukan sejumlah kriteria yang harus dipenuhi oleh kandidat Ketua Umum PSSI yang baru.

Menurut dia, Ketua Umum PSSI harus memiliki kecintaan lahir batin terhadap sepakbola. Selain itu, kata Nahrawi, Ketua Umum PSSI juga harus memahami bahwa sepakbola adalah instrumen penting untuk pemersatu bangsa Indonesia.

Untuk kriteria lainnya, Nahrawi menambahkan, Ketua Umum PSSI yang baru harus berkomitmen kuat mengakhiri puasa gelar Timnas senior.

"Dia harus punya komitmen mengakhiri krisis prestasi, minimal di level Sea Games," kata Nahrawi di Aula kantor Kemenpora, Jakarta Selatan pada Selasa (29/1/2019).

Posisi Ketua Umum PSSI definitif kosong setelah Edy Rahmayadi menyatakan mundur pada 20 Januari 2019 lalu. Edy menyatakan keputusan pengunduran dirinya itu di tengah kongres tahunan PSSI di Bali.

Untuk sementara, posisi Edy dipegang oleh Joko Driyono yang ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PSSI.

Setelah Edy mundur, desakan agar PSSI menggelar Kongres Luar Biasa untuk memilih ketua umum dan mengganti kepengurusan periode 2016-2020 semakin menguat. Desakan muncul dari sebagian anggota PSSI dan juga para pecinta sepakbola.

Selain menuai kritik karena Timnas senior minim prestasi, PSSI era kepemimpinan Edy juga disorot karena skandal pengaturan skor.

Di antara tersangka kasus pengaturan skor yang ditetapkan Satgas Antimafia sepakbola bentukan Polri, terdapat pengurus PSSI dari level Anggota Komite Eksekutif (Exco) hingga Komisi Disiplin.

Saat ini sejumlah nama diwacanakan untuk menjadi Ketua Umum PSSI pengganti Edy Rahmayadi. Di antara mereka ialah Erick Thohir dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin).


Baca juga artikel terkait PSSI atau tulisan menarik lainnya Alfian Putra Abdi
(tirto.id - Olahraga)

Reporter: Alfian Putra Abdi
Penulis: Alfian Putra Abdi
Editor: Addi M Idhom