Menuju konten utama

KPK Respons Dugaan Nasdem soal Penyelewengan Dana di BRIN

KPK mengaku akan melakukan penyelidikan terhadap setiap aduan masyarakat. Bila ditemukan bukti yang cukup maka perkara akan dilanjutkan.

KPK Respons Dugaan Nasdem soal Penyelewengan Dana di BRIN
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

tirto.id - Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri menanggapi pernyataan anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Nasdem, Rudi Hartono yang sempat menyatakan akan melaporkan dugaan penyelewengan anggaran Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ke lembaga antirasuah.

"Begini, peran serta masyarakat siapapun itu penting bagi KPK dan kita semua dalam upaya pemberantasan korupsi. Sehingga silakan, segera laporkan pada KPK tentu disertai dengan identitas dan data awal dari pelapor tanpa mengekspose diri di ruang publik," kata Ali dalam keterangannya di Jakarta, Jumat 10 Februari 2023.

Jika sudah dilaporkan, KPK kemudian akan mendalami apakah ada peristiwa pidana sebagaimana yang telah dilaporkan oleh pelapor. "Kedua, apakah pidana korupsi. Ketiga, apakah itu jadi kewenangan KPK. Jadi analisisnya di situ," tutur Ali.

KPK lalu akan mencari bukti permulaan yang cukup di tahap penyelidikan sesuai standar operasional prosedur (SOP) untuk membuktikan dugaan itu.

Bila ternyata hasil penyelidikan KPK belum cukup bukti, maka laporan akan diarsipkan, dan ketika ada temuan baru, maka laporan tersebut bisa dibuka kembali.

"Jadi setiap laporan ditindaklanjuti sampai tahap mana, kemudian selesai proses-proses tindak lanjut laporan masyarakat," terang Ali.

Anggota Komisi VII DPR Fraksi Nasdem, Rudi Hartono menegaskan pihaknya tidak segan melaporkan Kepala BRIN Laksana Tri Handoko terkait dugaan penyalahgunaan anggaran ke KPK. Pasalnya, Rudi mendugaLaksana telah melakukan tumpang tindih dengan 25 kegiatan hingga Agustus 2023.

"Ini kan Bapak manipulasi sama anggota di bawah. Nanti bapak kena nanti, kalau ada yang jahat kami, ya kami dorong kami demo bapak depan KPK, bapak masuk? Rezim ini okelah bapak bertahan, rezim ke depan belum tentu," ujar Rudi saat rapat bersama BRIN di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin 31 Januari 2023.

Baca juga artikel terkait BRIN atau tulisan lainnya dari Fatimatuz Zahra

tirto.id - Hukum
Reporter: Fatimatuz Zahra
Penulis: Fatimatuz Zahra
Editor: Fahreza Rizky