Menuju konten utama

Korpri Dorong Kemudahan ASN Beribadah Umrah

Korpri terus berbenah agar lebih profesional, netral, dan meningkatkan kesejahteraan anggota.

Korpri Dorong Kemudahan ASN Beribadah Umrah
Dirut Permodalan Nasional Madani PNM Arief Mulyadi (kanan) bersama Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh (kiri) saat menandatangani nota kesepahaman (MoU) di Jakarta, Rabu (29/5/2019). ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc.

tirto.id - Setelah meluncurkan program 'Gampang Umrah Bareng Korpri' (GUBK), kini Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) meluncurkan aplikasi eKorpri. Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional (DPKN) Prof. Zudan Arif Fakrulloh berharap aplikasi ini dapat semakin memudahkan anggota Korpri menunaikan ibadah haji ke tanah suci Mekkah.

Program GUBK sudah diluncurkan sejak tahun 2017 dalam rangka pembinaan rohani anggota Korpri. Melalui GUBK para ASN bisa berangkat umrah dan membayarnya setelah pulang umrah.

Zudan mengatakan Korpri terus berbenah agar lebih profesional, netral, dan meningkatkan kesejahteraan anggota. Sehingga keberadaan Korpri sebagai sebuah organisasi kian dirasakan manfaatnya oleh seluruh jajaran ASN. Zudan mengatakan anggota Korpri mencapai 4,3 juta ASN. Rata-rata mereka memiliki pasangan dan anak. Kalau anggota Korpri menikah semua berarti 4,3 dikali dua sama dengan 8,6 juta. Kemudian kalau masing-masing punya satu putra atau putri berarti tambah 4,3 juta lagi jadi 12,9 juta jiwa.

"Inilah target yang bisa kita pasang untuk program GUBK ini," kata Zudan dalam acara Penandatanganan Kerja Sama antara Korpri dengan PT Realta Chakradarma di Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Zudan menyatakan kerja sama ini sejatinya untuk mewujudkan kehendak baik dari para ASN untuk beribadah umroh. "Nanti juga kita wadahi ASN Kristiani yang ingin berziarah ke Betlehem, Jerusalem atau ke Vatikan. Bagi teman ASN yang beragam Hindu mau ziarah ke India juga bisa kita wadahi. Sebab tugas saya sebagai ketua Korpri adalah mengayomi melayani dan menjaga marwah para ASN," kata Zudan.

Zudan berharap aplikasi eKorpri bisa menjaga transparansi biaya perjalanan serta pelayanan yang diberikan. Begitu juga ada kepastian tanggal keberangkatan untuk menghindari hal-hal yang kurang nyaman terkait pelaksanaan umroh. Ini mendukung semboyan GUBK: Mudah Murah, dan Pasti.

Rizaldi Sistiabudi, Direktur PT Realta Chakradarma menjelaskan keuntungan yang akan didapat anggota Korpri jika mengikuti program GUBK. "Yang pertama, program ini tanpa uang muka. Rata-rata travel lain mewajibkan adanya uang muka. Lalu, anggota Korpri langsung berangkat dan tidak perlu nunggu satu tahun. Begitu sudah mendaftar melalui aplikasi eKorpri maka ASN yang bersangkutan sudah dapat kuota umroh," ujarnya.

"Karena ini program kesejahteraan bagi PNS, kami jamin bisa langsung berangkat gratis. Pulangnya baru bayar dengan secara tunai atau pun mencicil. Inilah kemudahannya."

Baca juga artikel terkait KORPRI atau tulisan lainnya

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Jay Akbar
Editor: Gilang Ramadhan