Kondisi Asisten Masinis Korban Kecelakaan KA Sancaka Terus Membaik

Oleh: Yulaika Ramadhani - 10 April 2018
Dibaca Normal 1 menit
"Secara umum, kondisi asisten masinis Hendra Wahyudi terus membaik. Tekanan darah normal dan sudah bisa berkomunikasi lancar."
tirto.id - Korban luka berat akibat kecelakaan KA Sancaka yang merupakan asisten masinis kereta tersebut, Hendra Wahyudi dilaporkan kondisinya terus membaik meski masih menjalani perawatan medis di RSUD dr Soedono Madiun.

"Secara umum, kondisi asisten masinis Hendra Wahyudi terus membaik. Tekanan darah normal dan sudah bisa berkomunikasi lancar," ujar Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Supriyanto di Madiun, Selasa (10/4/2018) sebagaimana diberitakan Antara.

Menurut dia, pasien Hendra Wahyudi juga telah dilatih untuk duduk dan berjalan di kamar perawatannya. Diharapkan, keadaannya akan terus membaik dan pulih.


Diberitakan sebelumnya, KA Sancaka relasi Yogyakarta-Surabaya bertabrakan dengan truk di perlintasan tanpa palang pintu antara Stasiun Kedungbanteng-Walikukun.

Lokasi tabrakan itu tepatnya di wilayah Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Insiden tabrakan kereta Sancaka dengan truk itu terjadi pada pukul 18.25 WIB, Jumat (6/4/2018).

Kecelakaan tersebut mengakibatkan Mustofa, masinis KA meninggal di lokasi kejadian dan asisten masinis, Hendra Wahyudi mengalami luka berat. Kecelakaan itu juga merusakkan mobil Avanza yang parkir di sekitarnya. Selama jalur lumpuh, KA jalur selatan dialihkan melalui jalur utara.


Manajer Humas PT KAI Daop 9 Luqman Arif di Kabupaten Jember, Selasa (10/4/2018) menyatakan jadwal keberangkatan dan kedatangan tiga rangkaian kereta api jarak jauh di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember, Jawa Timur, sudah kembali normal.

"Alhamdulillah hari ini jadwal keberangkatan tiga KA jarak jauh yakni KA Ranggajati, KA Logawa, dan KA Sritanjung dari stasiun Jember dan Banyuwangi sudah kembali normal, sehingga tidak ada keterlambatan," kata Luqman Arif.

Ia berharap tidak ada lagi kecelakaan di jalur perlintasan baik di perlintasan yang dijaga maupun tidak dijaga sepanjang jalur kereta api karena beberapa pekan lagi memasuki masa angkutan Lebaran 2018, sehingga diharapkan zero accident.


Baca juga artikel terkait KECELAKAAN KERETA atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - Sosial Budaya)

Sumber: antara
Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Yulaika Ramadhani