Komisi IX DPR: Perkuat Testing & Tracing COVID-19 di PON Papua

Oleh: Alfian Putra Abdi - 12 Oktober 2021
Dibaca Normal 1 menit
Puluhan orang yang terdiri dari atlet, pelatih hingga official positif COVID-19 saat mengikuti PON XX Papua.
tirto.id - Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher meminta pemerintah melakukan testing (pengetesan) dan tracing (pelacakan) secara masif untuk seluruh peserta PON XX Papua. Hal tersebut seiring dengan ditemukan kasus positif COVID-19 pada atlet hingga anggota tim dari sejumlah kontingan.

"Tingkatkan terus testing dan tracing dengan prioritas pemeriksaan pada atlet, ofisial, dan para petugas di stadium maupun hotel," ujarnya kepada Tirto, Selasa (12/10/2021).

Kesuksesan testing dan tracing secara berkala menjadi kunci penanganan pandemi saat PON XX Papua. Setiap kontingen dan penyelenggara mesti saling bekerjasama. Pemerintah pun mesti tanggap meski seseorang hanya memiliki gejala ringan, mereka mesti tetap dirawat dan dipantau dengan baik untuk menghindari penularan kepada orang lain.

Menurut Politikus PKS tersebut, penanganan COVID-19 yang baik saat PON XX Papua dapat menyelamatkan wajah Indonesia di mata internasional. Mengingat pagelaran tersebut terbilang besar dan bergengsi.

"Indonesia harus memastikan mendapat poin positif di mata dunia, jangan malah mendapat celaan akibat lalai dan abai dalam penanganan COVID-19," tukas Netty.

Sebanyak 65 orang terkonfirmasi positif COVID-19 di PON XX Papua per 10 Oktober 2021. Paling banyak yang terpapar berasal dari kelompok atlet. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto.

Sebesar 72 persen yang terpapar merupakan atlet, 23 persen official, 1,5 persen pelatih, dan 1,5 persen wartawan. Penyebaran COVID-19 paling banyak terjadi di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika dan Merauke.

Atlet dari cabang olahraga judo dan sepatu roda paling banyak terpapar, yakni masing-masing berjumlah 9 orang, 7 atlet dari cabor motokros, panahan, kriket serta cabor lainnya ada yang 4, 2 dan 1 orang.

"Positivity ratenya 1,45 persen," jelas Airlangga dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (11/10/2021).


Baca juga artikel terkait PON PAPUA 2021 atau tulisan menarik lainnya Alfian Putra Abdi
(tirto.id - Olahraga)

Reporter: Alfian Putra Abdi
Penulis: Alfian Putra Abdi
Editor: Gilang Ramadhan
DarkLight