Menuju konten utama

KJRI Jeddah Urus Pemakaman Pilot Lion Air yang Tewas di Arab Saudi

Pilot Lion Air, Bambang meninggal karena ditabrak mobil saat hendak menyeberang jalan di Arab Saudi pada Sabtu.

KJRI Jeddah Urus Pemakaman Pilot Lion Air yang Tewas di Arab Saudi
Ilustrasi kecelakaan. Getty Images/iStockphoto

tirto.id - Tim Perbantuan Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) ikut mengurus jenazah Bambang Sugiri (64) korban meninggal akibat tertabrak mobil di Arab Saudi pada Sabtu (21/7/2018). Bambang merupakan pilot dari maskapai Lion Air dan berasal dari Serpong Tangerang, Banten.

Berdasarkan keterangan tertulis dari KJRI Jeddah yang diterima Tirto, Minggu (22/7/2018), informasi kecelakaan diperoleh dari Desi Arisanti, perawat WNI yang bekerja di Rumah Sakit Uhud, Madinah.

KJRI kemudian mendatangi rumah sakit tempat jenazah disemayamkan untuk melakukan koordinasi dan diterima oleh Alyan Arrosyidi, manajer yang tengah bertugas saat itu. Selanjutnya tim mendatangi rekan-rekan korban di penginapan mereka yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah sakit.

Dari penuturan Widjanarko Tri Istiadi, rekan korban yang saat itu menemaninya berbelanja, peristiwa terjadi sekitar pukul 14.30 waktu setempat. Saat itu, korban bersama lima rekannya hendak menyeberang jalan selepas berbelanja di sebuah swalayan dekat penginapannya.

Saat hendak menyeberang, korban menengok ke arah kanan. Namun, dari arah sebaliknya, beberapa mobil tengah melaju kencang.

“Empat orang menyeberang duluan. Lancar. Saya paling terakhir. Pak Bambang ini, yang kena musibah depan saya. Beliau lihat kanan, mobil datang dari arah kiri, Pak. Baru lihat ke arah kiri, mobil sudah mendekat. Saya teriak ‘Kapten’. Bapak itu sudah empat lima langkah,” terang Widjanarko yang mengaku akan terbang ke India keesokan harinya untuk mengangkut jemaah haji asal India.

Tim KJRI kemudian menghubungi isteri korban, Dharnawati, di Indonesia dan menjelaskan prosedur dan dokumen yang diperlukan untuk mengurus pemakaman jenazah di Arab Saudi.

"Mengingat pihak keluarga mengikhlaskan agar korban dikebumikan di Madinah, Tim meminta pihak keluarga untuk segera mengirimkan surat pernyataan tidak keberatan, agar janazah bisa segera dimakamkan," tulis KJRI.

Sementara itu, pengemudi mobil saat ini sudah ditahan pihak kepolisian untuk kepentingan penyidikan.

Baca juga artikel terkait KECELAKAAN MOBIL atau tulisan lainnya dari Dipna Videlia Putsanra

tirto.id - Sosial budaya
Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Dipna Videlia Putsanra