Menuju konten utama

Ketua Umum PSSI Usulkan Soeratin Jadi Pahlawan Nasional

Ketum PSSI mengusulkan agar Soeratin Sosrosoegondo mendapatkan gelar pahlawan nasional.

Ketua Umum PSSI Usulkan Soeratin Jadi Pahlawan Nasional
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan menendang bola di sela peninjauan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Senayan, Jakarta, Jumat (6/3/2020). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/wsj.

tirto.id - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengusulkan agar pemerintah memberikan gelar pahlawan nasional untuk Soeratin Sosrosoegondo. Usulan tersebut disampaikan Iriawan bertepatan dengan momentum peringatan HUT PSSI ke-90.

Sebagaimana dikutip laman resmi PSSI, Soeratin adalah salah satu pendiri sekaligus Ketua Umum PSSI pada periode pertama. Dia lahir pada 17 September 1898 dan meninggal pada 1 Desember 1959.

Semasa muda, Soeratin pernah menempuh pendidikan di Sekolah Teknik Tinggi di Heckelenburg, Jerman dan meraih gelar insinyur dari universitas itu pada 1927.

Setahun kemudian, ia kembali ke tanah air untuk bekerja di sebuah perusahaan bangunan Belanda yang berkantor di Yogyakarta, Sizten en Lausada. Sosoknya yang menyukai sepak bola serta aktif di pergerakan membuat Soeratin membentuk Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia pada 19 April 1930.

“Segala hormat dan doa kita sampaikan kepada Allah SWT untuk para pahlawan sepak bola yang telah berpulang mendahului kita, terutama almarhum Soeratin Sosrosoegondo,” kata Iriawan seperti dikutip laman resmi PSSI, Minggu (19/4/2020).

“Kami akan terus berjuang, agar almarhum Bapak Soeratin bisa memperoleh anugerah sebagai pahlawan nasional, atas seluruh jasanya membuat sepak bola sebagai alat pemersatu bangsa di era pergerakan menuju kemerdekaan,” tambahnya.

Meski demikian, Iriawan menjelaskan peringatan HUT PSSI kali ini mesti dilakukan dalam suasana yang penuh keprihatinan. Pasalnya, seluruh aktivitas sepak bola nasional mulai dari kompetisi liga hingga jadwal dan persiapan Timnas harus terhenti karena pandemi COVID-19.

Namun, dia optimistis situasi akan membaik berkat kerja sama berbagai pihak, termasuk klub-klub Liga 1 dan Liga 2 yang turut berkontribusi menggalang dana untuk penanganan dampak pandemi.

“Kita ada dalam satu tim yang sama. Menyelesaikan kesulitan ini bersama-sama. Kita percaya, menyelesaikan masalah yang besar, akan membentuk kita lebih kuat, menjadi lebih tangguh dari semula,” ucapnya.

Lebih lanjut, Iriawan mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga keyakinan terhadap visi dan misi sepak bola Indonesia. Ia menegaskan masih banyaknya target besar yang mesti diraih.

“Kita masih punya target lolos ke Olimpiade 2024. Kita pun punya mimpi besar menjadi peserta Piala Dunia 2030. Sementara untuk tim senior saat ini, kita berharap timnas bisa menembus peringkat 150 besar FIFA, dan selanjutnya terus meraih ranking lebih baik,” kata dia.

Baca juga artikel terkait PSSI atau tulisan lainnya dari Hendi Abdurahman

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Hendi Abdurahman
Penulis: Hendi Abdurahman
Editor: Addi M Idhom