Menuju konten utama

Ketua Satgas Antimafia Bola: Akan Ada Tersangka Baru

Hendro Pandowo mengatakan akan ada tersangka baru dalam kasus pengaturan skor sepakbola Indonesia.

Ketua Satgas Antimafia Bola: Akan Ada Tersangka Baru
Ilustrasi Match Fixing. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Ketua Satgas Antimafia Bola, Brigjen Hendro Pandowo mengatakan bahwa akan ada tersangka baru terkait kasus pengaturan skor sepak bola Indonesia. Hal ini dia sampaikan saat ditemui reporter Tirto usai hadir dalam acara Mata Najwa di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (20/2/2019) malam.

"Iya, [pasti] ada. Kami menunggu hasil pemeriksaan penyidik," ujar Hendro.

Harapan terhadap Satgas Antimafia Bola memang sedang tinggi-tingginya lantaran baru-baru ini Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka dalam penghancuran barang bukti kasus pengaturan skor.

Namun, Hendro belum berani menjanjikan kapan tersangka baru akan diumumkan. Saat ditanya apakah tersangka baru bisa diumumkan dalam waktu dekat, dia belum berani langsung menyimpulkan.

"Kemungkinan [dalam waktu dekat], tapi seperti saya bilang, tunggu hasil pemeriksaan," lanjutnya.

Hendro hadir dalam acara Mata Najwa Darurat Sepakbola dengan didampingi Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Syahar Diantono dan sejumlah personil kepolisian lain. Dalam acara tersebut, Hendro mendengar kesaksian dari salah seorang perangkat pertandingan Liga 1 soal praktik pengaturan skor.

Di tengah acara, Hendro sempat berkata bahwa modus yang disampaikan narasumber praktiknya terindikasi menyerupai kasus-kasus yang sedang ditelusuri Satgas.

"Modusnya hampir sama dengan kasus yang ditangani [Satgas]," ucapnya.

Hendro juga menyaksikan langsung nama-nama petinggi PSSI sempat disebut terlibat dalam praktik pengaturan skor. Mulai dari anggota Komite Eksekutif (Exco) berinisial PT, hingga sejumlah petinggi klub-klub Liga 1 dan wasit-wasit pertandingan.

Baca juga artikel terkait KASUS PENGATURAN SKOR atau tulisan lainnya dari Herdanang Ahmad Fauzan

tirto.id - Olahraga
Reporter: Herdanang Ahmad Fauzan
Penulis: Herdanang Ahmad Fauzan
Editor: Herdanang Ahmad Fauzan