Kepuasan Publik ke Pemerintah Jokowi Turun, Faldo: Kayak Minum Obat

Reporter: Andrian Pratama Taher, tirto.id - 20 Sep 2022 14:29 WIB
Faldo sebut pemerintah memiliki risiko dalam setiap mengambil kebijakan, termasuk penurunan angka kepuasan.
tirto.id - Staf Khusus Mensesneg, Faldo Maldini menjawab soal hasil survei Indikator Politik Indonesia (IPI) tentang penurunan angka kepuasan hingga 9,7 persen terhadap pemerintahan Jokowi. Faldo tidak memungkiri publik akan bereaksi negatif akibat kenaikan BBM. Ia menganalogikan situasi saat ini seperti masyarakat yang tengah meminum obat.

“Ya, kepuasan menurun, kami yakin pasti naik lagi, kayak minum obat. Yang paling penting, secara jangka panjang kebijakan ini dapat menjaga perekonomian kita," kata Faldo dalam keterangan tertulis, Selasa (20/9/2022).

Faldo menuturkan, publik butuh banyak penyesuaian dan penyesuaian tentu memicu respons warga. Ia memahami bahwa pemerintah memiliki risiko dalam setiap mengambil kebijakan, termasuk penurunan angka kepuasan.


Akan tetapi, Faldo menegaskan bahwa hal yang jadi perhatian pemerintah saat ini adalah strategi setelah penyesuaian. Pemerintah sudah menyiapkan bantalan sosial yang dibagikan perlahan.

Ia memastikan pemerintah fokus agar ekonomi keluarga kurang mampu bisa bertahan dalam situasi kenaikan BBM. Pemerintah memberikan bantuan Rp600 ribu per orang kepada 20 juta penerima. Pekerja pun juga menerima bantuan sehingga total anggaran untuk masyarakat sebesar Rp24 triliun.

Pemerintah, kata Faldo, optimistis bantalan tersebut akan mendorong konsumsi publik. Ia yakin bantalan itu juga akan meningkatkan kepercayaan publik kembali.

“Kita lihat setelah itu, ekonomi bergerak, lalu kami yakin kepuasan kembali membaik,” kata Faldo.

IPI mencatat penurunan angka kepuasan publik dari 72,3 persen per Agustus 2022 lalu menjadi 62,6 persen pada 5-10 September 2022 dengan responden 1.215 orang. Penurunan angka tersebut diduga akibat kenaikan harga BBM oleh Presiden Jokowi awal September 2022.



Baca juga artikel terkait KEPUASAN PUBLIK KEPADA JOKOWI atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Politik)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Abdul Aziz

DarkLight