Kepala BKPM Ungkap Alasan Investasi Pariwisata Susah Berkembang

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 6 Januari 2020
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengeluhkan susahnya investasi di sektor pariwisata berkembang di Indonesia.
tirto.id - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengeluhkan susahnya investasi di sektor pariwisata berkembang di Indonesia.

Bahlil pun menyalahkan perkara perizinan yang, menurutnya, masih menjadi penghambat utama untuk investasi sektor pariwisata. Padahal, katanya, banyak investor justru sudah banyak yang tertarik menanamkan modalnya.

“Banyak investor mengincar sektor pariwisata, tapi terlilit oleh regulasi yang aneh-aneh,” ucap Bahlil usai meresmikan theme park dan water park Banyuwangi, Jumat (03/01/2020) dalam keterangan tertulis.

Bahlil mengatakan hal ini ia alami sendiri saat mengikuti perkembangan taman bermain di Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Aswar Anas bercerita kepada Bahlil kalau ia kesulitan membuat atraksi cable car.

Dari penjelasan Bupati Banyuwangi, Bahlil mendapat keluhan kalau proses perizinan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menjadi penghambat. Izin pembangunan cable car tak kunjung turun meskipun permohonan telah diajukan lebih dari tiga tahun lalu.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Aswar Anas mengatakan hal ini menjadi masalah karena, menurutnya, wahana tersebut akan mampu menyedot wisatawan lebih banyak lagi ke Banyuwangi.

Di sisi lain, di berbagai negara, katanya, sudah banyak yang membangun cable car dan Indonesia baru memiliki satu wahana cable car yaitu di Taman Mini.

“Kalau di Eropa tak usah disebut lagi. Hampir semua negara ada. RRT pun dimana-mana bangun cable car. Sedangkan kita malah dibuat susah oleh regulasi kita sendiri atau birokrasi,” ucap Abdullah usai meresmikan theme park dan water park Banyuwangi bersama Bahlil.


Baca juga artikel terkait PARIWISATA atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Maya Saputri
DarkLight